URC Jogotirto Gercep Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Katerban Baron

oleh -53 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 06 at 9.56.48 AM
Tim URC Jogotirto PUPR Nganjuk membersihkan sampah di sungai Katerban Baron (ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Tumpukan sampah rumah tangga yang menyumbat sungai saluran sekunder B.25 kW 143 di Desa Katerban, Baron, Nganjuk, mendapat tanggapan cepat Unit Reaksi Cepat (URC) Jogotirto. Melalui kerja sama lintas instansi, pembersihan dilakukan pada Kamis (5/3), setelah warga melaporkan kondisi yang berpotensi menghambat aliran air dan memicu luapan ke jalan maupun permukiman saat curah hujan tinggi.

“Penanganan ini bukan semata soal kewenangan, tetapi menyangkut kepentingan masyarakat. Ketika ada potensi gangguan aliran air yang bisa berdampak pada banjir atau luapan ke jalan, maka harus segera ditangani melalui koordinasi yang baik,” ujar Kabid Pengairan Dinas PUPR Nganjuk, Rusdi Gunawan Jumat (6/3)

Meskipun saluran sekunder tersebut berada dalam kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Nganjuk tetap menerjunkan tim URC Jogotirto. Tindakan cepat ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan warga tanpa menunggu pembagian wewenang yang panjang.

“Saluran irigasi bukan tempat pembuangan sampah. Jika tersumbat, dampaknya kembali ke masyarakat sendiri. Karena itu kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan demi kelancaran aliran air dan keselamatan bersama,” tambahnya.

Petugas membersihkan saluran secara manual dengan mengangkat material yang menyumbat, didominasi oleh sampah rumah tangga seperti plastik, ranting pohon, dan limbah lainnya.

Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pandantoyo Kertosono sesuai standar prosedur pengelolaan lingkungan. Dengan penanganan yang dilakukan secara terpadu, aliran air di saluran sekunder Desa Katerban kini kembali lancar.

Pemerintah daerah berharap kondisi ini dapat meminimalisir risiko genangan maupun banjir saat intensitas hujan meningkat di wilayah Kabupaten Nganjuk. Langkah ini juga diharapkan menjadi contoh kerja sama yang efektif antarinstansi dalam menangani masalah lingkungan dan infrastruktur yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.