Usai Aksi Pencurian Baut, KAI Daop 7 Lakukan Cek Lintas Menyeluruh

oleh -91 Dilihat
0d9976ed 3c60 4969 a7f8 dcc232c583a2
Pengecekan perlintasan rel di wilayah Daop 7 Madiun. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan jalur kereta api menyusul aksi vandalisme berupa pencurian baut penambat rel di KM 127+358 petak jalan Stasiun Blitar–Rejotangan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi gangguan keselamatan perjalanan kereta api.

Deputy Vice President Daop 7 Madiun Muhamad Kahfi, memimpin langsung kegiatan pemeriksaan lintas di wilayah Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) pada jalur Blitar–Rejotangan. Inspeksi difokuskan pada titik-titik rawan guna memastikan kondisi prasarana tetap aman dan layak dilalui.

Manager Humas Daop 7 Madiun Tohari, mengatakan penguatan pengawasan dilakukan sebagai respons cepat atas temuan pencurian komponen rel yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api.

“Pasca ditemukannya hilangnya baut penambat rel, kami langsung mengerahkan tim teknis dan pengamanan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Ini penting untuk memastikan jalur tetap aman bagi operasional kereta api,” ujar Tohari, Minggu (11/1).

Baca Juga: Curi Baut Rel di Blitar, Aksi Pelaku Dinilai Ancam Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Quality Control OP 7B, KUPT Jalan Rel 7.11 Blitar, serta Polsuska Daop 7 Madiun melakukan pengecekan sejumlah aspek vital. Pemeriksaan meliputi kondisi Jembatan BH 537, kebersihan dan keamanan ruang manfaat jalur rel, serta kelengkapan fasilitas keselamatan di perlintasan sebidang JPL 211.

Menurut Tohari, inspeksi lapangan secara langsung menjadi langkah penting untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini. Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti agar tidak mengganggu keselamatan perjalanan.

“Pemeriksaan ini membantu kami mengantisipasi risiko, baik yang disebabkan faktor alam maupun ulah pihak yang tidak bertanggung jawab. Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama,” tegasnya.

KAI Daop 7 Madiun juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan prasarana perkeretaapian. Pasalnya, hilangnya komponen kecil seperti baut rel dapat berdampak besar terhadap keselamatan penumpang.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada petugas KAI atau aparat kepolisian jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel. Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama,” pungkas Tohari.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.