Usai Salat Tarawih, Seorang Lansia di Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Bawah Jembatan

oleh -92 Dilihat
Penyerahan jenazah ke keluarga korban. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Seorang kakek berusia 82 tahun ditemukan meninggal dunia di area persawahan bawah jembatan Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Diduga kematian pria lansia itu akibat sakit yang dideritanya selama bertahun-tahun.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh tetangganya, Subiyati, dalam kondisi tergeletak dan sudah tidak bernyawa. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Kapolsek Ngasem, Polres Bojonegoro, Iptu Mujianto membenarkan adanya laporan penemuan mayat seorang laki-laki lansia di wilayah hukumnya. “Korban bernama Puyo, umur 82 tahun, warga Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro,” ujar Iptu Mujianto, Senin (23/2).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat Puyo keluar rumah untuk melaksanakan salat Tarawih. Usai ibadah, seperti kebiasaannya setiap hari, dia kemudian berkunjung ke rumah anaknya yang juga berada di Desa Ngantru.

Sekitar pukul 21.30 WIB, korban berpamitan untuk pulang ke rumahnya. Namun keesokan paginya, dia justru ditemukan telah meninggal dunia di area persawahan bawah jembatan desa setempat.

Mendapat laporan dari warga, petugas Polsek Ngasem segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka.

Dari hasil pemeriksaan medis Puskesmas Ngasem, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. “Korban murni meninggal karena sakit dan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” tegas Kapolsek.

Pihak keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.