Utamakan Warga Lokal, Pemkot Surabaya Perkuat Sinergisitas Industri dan Buka Ribuan Lowongan Kerja

oleh -106 Dilihat
Suasana job fair. (Istimewa)
Suasana job fair. (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan warga ber-KTP Surabaya dalam setiap kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penguatan rantai pasok industri lokal hingga penyelenggaraan bursa kerja berskala internasional.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin kolaborasi konkret dengan sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeca). Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), warga Surabaya kini diberi akses langsung untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan dan sayuran ke industri tersebut.

“Sudah ada kesepakatan MoU dengan Horeca. Saya berharap warga Surabaya, terutama generasi muda, mengambil peluang ini. Kita akan latih dan beri dukungan penuh agar mereka bisa memenuhi kebutuhan pasar tersebut,” ujar Wali Kota Eri, Minggu (5/4).

Tak hanya sektor domestik, Pemkot Surabaya juga membidik pasar global. Eri mengungkapkan bahwa kebutuhan tenaga kerja untuk sektor ekspor saat ini masih sangat tinggi. Oleh karena itu, kolaborasi dengan anak muda Surabaya menjadi kunci untuk memenuhi permintaan pasar internasional.

“Ternyata kebutuhan ekspor itu masih kurang. Saya butuh kerja sama anak-anak muda ini untuk memenuhi kebutuhan yang akan diekspor,” imbuhnya.

Meski membuka peluang lebar, Eri memberikan catatan tegas mengenai prioritas penerima manfaat. “Orang Surabaya harus kerja, tapi saya utamakan yang ber-KTP Surabaya lama, bukan warga yang baru saja pindah ke Surabaya,” tegas Ketua Dewan Pengurus APEKSI tersebut.

Sejalan dengan visi tersebut, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya menggelar Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival pada 7-8 April 2026. Acara yang berpusat di Balai Pemuda dan Grand City ini mengintegrasikan agenda peningkatan ekspor dengan penciptaan lapangan kerja.

Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa festival ini menyediakan lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan, termasuk peluang bagi penyandang disabilitas (daksa ringan, rungu wicara, dan Down syndrome).

“Kami juga menggelar forum ekspor yang mempertemukan pelaku industri dengan buyer dari enam negara, yakni Amerika Serikat, Brunei Darussalam, Pakistan, Oman, Hong Kong, dan Singapura,” kata Hebi.

Hebi menambahkan, Pemkot juga fokus memperkuat kualitas produk lokal, mulai dari pengemasan hingga kemampuan komunikasi bahasa Inggris para pelaku usaha. “Jika produk kita tembus pasar ekspor, maka produksi meningkat dan secara otomatis membuka lebih banyak lapangan kerja baru bagi warga Surabaya,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.