Viral Video Evakuasi Jenazah Petani di Tengah Hutan Mojokerto, Korban Dibawa Pakai Tandu

oleh -10 Dilihat
IMG 9963
Evakuasi korban. (Foto: Ist)

KabarBaik.co – Seorang petani asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meninggal dunia saat beristirahat di sebuah gubuk di lahan pertaniannya di Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Rabu (28/1) pagi. Korban diduga meninggal akibat serangan jantung.

Korban diketahui bernama Abdul Rohman, 78, warga Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Lamongan. Pagi itu, Abdul Rohman tengah memupuk tanaman jagung bersama istri dan anaknya di lahan tegalan miliknya.

Kapolsek Dawarblandong AKP Muslimin mengatakan, sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan rasa pusing saat bekerja. Ia kemudian memilih beristirahat di gubuk yang berada di tengah lahan jagung tersebut.

“Korban sempat mengeluh pusing, lalu beristirahat di gubuk. Tidak lama kemudian, kondisinya memburuk,” ujar AKP Muslimin saat dikonfirmasi.

Melihat kondisi Abdul Rohman yang tidak kunjung membaik, pihak keluarga segera membawanya ke Puskesmas Dawarblandong untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan keluarga, Abdul Rohman diketahui memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik. Dalam beberapa hari terakhir sebelum kejadian, kondisi fisiknya juga disebut mengalami penurunan.

“Istri dan anaknya menyampaikan bahwa korban memang sedang kurang sehat. Faktor usia yang sudah lanjut juga diduga memengaruhi kondisi kesehatannya,” kata Muslimin.

Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa tersebut diduga murni disebabkan oleh kondisi kesehatan korban.

Proses evakuasi korban pun membutuhkan upaya ekstra. Warga bersama kepolisian dan TNI menandu jasad korban menuju jalan utama, karena medan yang ekstrem tidak bisa dilewati kendaraan roda empat ambulans.

Video evakuasi tersebut tersebar luas di media sosial. Tampak warga gotong royong memikul korban melewati jalanan ekstrem sebelum akhirnya tiba di jalan utama dan dijemput ambulans.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.