Wabup Sidoarjo Kagum UMKM Kulit Asal Krian Sidoarjo, Kualitas Dijaga Sejak Tahun 80-an

oleh -154 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 21 at 4.10.31 PM
Wabup Mimik Idayana datangi perajin kulit asal wonokalang Krian (Ist)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Kerajinan kulit khas Sidoarjo rupanya tak hanya tumbuh di kawasan Tanggulangin. Di Desa Wonokalang, Kecamatan Krian, geliat UMKM sepatu dan sandal kulit berkualitas premium terus bertahan lintas generasi.

Konsistensi menjaga mutu inilah yang membuat Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, turun langsung meninjau proses produksinya, Kamis (21/5).

Usaha kerajinan kulit lokal bernama Givari tersebut sudah berdiri sejak era 1980-an. Bahkan, produk mereka pernah menembus pasar ekspor hingga Panama sebelum dihantam krisis moneter tahun 1998.

Dalam kunjungannya, Mimik melihat langsung proses pembuatan sepatu dan sandal kulit yang masih dikerjakan secara manual oleh para perajin. Meski mengandalkan keterampilan tangan, hasil produksi dinilai tetap rapi dengan kualitas finishing yang detail.

“Kualitas produk seperti ini harus terus dijaga. Saya melihat sendiri proses produksinya masih manual, tapi hasilnya sangat rapi dan kualitasnya bagus,” ujar Mimik Idayana.

Menurut Mimik, kekuatan utama UMKM kulit di Krian terletak pada konsistensi penggunaan bahan baku premium yang membuat pelanggan tetap percaya dan loyal terhadap produk lokal Sidoarjo.

“Saya juga menggunakan produk Givari ini, memang nyaman dan empuk karena kualitasnya bagus. Menariknya lagi, pembeli bisa request model atau warna sesuai keinginan sendiri,” katanya.

Ia menilai keberadaan UMKM seperti Givari perlu mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah agar mampu terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Harapan kita ke depan UMKM Sidoarjo bisa naik kelas. Kita selalu mendorong dan membantu menjadi marketing-nya melalui kerja sama dengan dinas terkait,” tegasnya.

Mimik juga mengimbau para ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo serta kader PKK agar memprioritaskan penggunaan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM daerah.

Selain itu, ia menyebut fasilitas gedung pameran milik Disperindag sebenarnya sudah tersedia, namun pemanfaatannya masih belum maksimal. Ke depan, sosialisasi dan promosi pusat produk UMKM tersebut akan diperkuat agar semakin dikenal masyarakat luas.

“Kita ingin masyarakat tahu kalau Sidoarjo punya pusat produk UMKM yang representatif. Ini akan terus kita dorong supaya pemasarannya semakin luas,” jelasnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi angin segar bagi kebangkitan industri kulit Sidoarjo, termasuk kawasan Tanggulangin yang mulai kembali aktif mengirimkan produknya ke luar kota hingga Malaysia.

Bagi pelaku usaha yang masih terkendala modal, Mimik mengingatkan bahwa Pemkab Sidoarjo telah menyediakan program Kurda melalui Bank Delta Artha untuk membantu pengembangan usaha UMKM.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah memberikan bantuan kredit yaitu Kurda. Bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan modal, saya mohon segera berkoordinasi dengan Bank Delta Artha,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.