KabarBaik.co – Maksud hati ingin mencari ikan dengan memancing. Tapi apa daya, ikan tak dapat malah satu unit sepeda motor matic hanyut terbawa arus sungai. Kendaraan roda dua itu terseret arus diterjang derasnya aliran Sungai Kedung Supit.
Peristiwa itu tepatnya terjadi di jembatan penghubung antara Dusun Tamanan, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang dan Dusun Bekacak, Kelurahan Kolursari, pada Minggu (21/4/2024) sore.
Saat kejadian, korban yang diketahui berasal dari Desa Cangkringmalang Selatan, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu sedang memancing bersama temannya di pinggir Sungai Kedung Supit. Kedua pemuda itu berada di sisi sebelah timur sungai yang membentang dari selatan ke utara dan posisi motor diparkir disebelah barat sungai.
Namun, belum lama memancing, keduanya dikejutkan dengan suara gemuruh dan berubahnya warna air sungai yang secara tiba-tiba meluap datang dari arah selatan. Sontak keduanya beranjak, berusaha menyelamatkan motor yang terparkir agak jauh dari tempat memancing.
Diketahui, banjir tersebut merupakan luapan dengan arus deras setelah hujan deras mengguyur wilayah Pasuruan. Nahas, motor yang berusaha diselamatkan dengan dibantu warga sekitar lokasi kejadian tetap terhempas terjangan banjir. Karena kuatnya arus sungai dan derasnya volume air yang secara tiba-tiba meluap.
“Loh, maeng sampean liwat dorong kintir (Tadi kamu lewat belum hanyut). Sampean onok tengah-tengah opo nok pinggir (Kamu ada ditengah-tengah sungai apa di pinggir),” tanya seorang warga pada kedua pemuda itu.
“Oh, sampean playoni gak nututi (Kamu kejar tidak sampai). Mau sampean nok kene ya, totok kono banjir (Tadi kamu disini ya, sampai sana banjir),” sahut warga tersebut.
Sembari berjongkok, pemuda itu menjelaskan tak membiarkan kendaraannya hanyut terbawa arus banjir. “Saya tadi disini, tak kejar (motor) tidak sampai,” katanya.
Sementara itu, ibu korban berharap sepeda motor itu dapat ditemukan. Sebab, kendaraan itu digunakan untuk pergi pulang sekolah dengan berkendara sepeda motor matic tersebut.
“Ngapunten sakderenge, matur nuwun sanget sampun diinformasikan (Maaf sebelumnya, terima kasih banyak sudah diinformasikan). Itu anak saya sekarang sudah dirumah. Untuk sepeda mudah-mudahan bisa ketemu karena dipakai sekolah tiap harinya,” harapnya.









