KabarBaik.co – Kemacetan yang selama ini menjadi ‘menu wajib’ di Jalan Raya Bligo, Candi, Sidoarjo, akhirnya lenyap. Sehari setelah penertiban dilakukan, kawasan di depan PT Ecco Indonesia berubah drastis. Tidak ada lagi motor berderet di bahu jalan, trotoar kembali lapang, dan arus lalu lintas mengalir tanpa hambatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan, area yang sebelumnya dipenuhi parkir liar kini tampak tertata. Kendaraan karyawan yang biasanya memicu kepadatan telah dipindahkan ke area parkir di dalam kawasan PT Ecco Indonesia. Kebijakan ini menjadi titik balik terurainya kemacetan kronis yang kerap terjadi, terutama saat jam masuk dan pulang kerja.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sidoarjo Budi Basuki menyebut penataan tersebut sebagai langkah nyata mengembalikan fungsi jalan bagi pengguna lalu lintas.
“Setelah dilakukan penertiban, kondisi Jalan Raya Bligo sudah jauh lebih tertib. Trotoar dan bahu jalan tidak lagi digunakan untuk parkir, sehingga arus kendaraan menjadi lancar,” ujar Budi, Kamis (22/01).
Penertiban ini melibatkan 11 personel gabungan dari Dishub, TNI, dan Polri. Petugas disiagakan langsung di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan yang parkir sembarangan serta mencegah pelanggaran berulang.
Menurut Budi, Dishub tidak melarang aktivitas parkir, namun menekankan bahwa semua harus sesuai aturan dan kapasitas lahan.
“Parkir tetap diperbolehkan, tapi tidak boleh melebihi daya tampung. Jika penuh, karyawan wajib parkir di dalam area pabrik yang sudah disediakan,” tegasnya.
Selain parkir liar, Dishub juga bersiap menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan tersebut yang dinilai turut mengganggu ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.
“PKL juga akan kami tata. Jika masih membandel, tentu akan ada tindakan tegas sesuai ketentuan,” imbuhnya.
Langkah tegas Dishub ini mendapat dukungan penuh dari manajemen PT Ecco Indonesia. General Affair PT Ecco Indonesia Bonnie Hanarto memastikan perusahaan siap menampung seluruh kendaraan karyawan di dalam kawasan pabrik.
“Sebenarnya lahan parkir di dalam pabrik sudah lama kami sediakan, luasnya sekitar dua hektare dan cukup untuk seluruh karyawan,” jelas Bonnie.
Ia menambahkan perusahaan juga menerapkan aturan keselamatan bagi karyawan saat parkir di area internal.
“Ketentuannya sama seperti di jalan raya, harus memakai helm dan membawa STNK,” katanya.
Sebelumnya, ratusan sepeda motor kerap parkir tidak resmi di depan PT Ecco Indonesia dan memicu antrean panjang kendaraan hampir setiap hari. Kini, wajah Jalan Raya Bligo berubah lebih tertib, lebih lancar, dan jauh dari kesan semrawut. (*)









