KabarBaik.co, Surabaya – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan kunjungan kerja ke PT Terminal Teluk Lamong.
Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan Pelindo Group dalam mendorong pengembangan infrastruktur serta peningkatan konektivitas layanan logistik di Kota Pahlawan.
Dalam agenda tersebut, Eri meninjau langsung operasional Integrated Planning and Control Room, pusat kendali terminal berbasis digital dan real-time.
Dari ruang inilah seluruh aktivitas terminal direncanakan dan dikendalikan secara terintegrasi, mulai dari jadwal sandar kapal, pergerakan peti kemas dan komoditas curah kering, hingga pengaturan arus operasional lainnya. Sistem ini dirancang untuk memastikan efisiensi, ketepatan waktu, dan kelancaran distribusi logistik.
Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Pelindo Group, termasuk PT Pelindo Regional 3 dan PT Pelindo Terminal Petikemas. Hadir pula perwakilan instansi dan asosiasi kepelabuhanan, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak, DPW ALFI/ILFA Provinsi Jawa Timur, DPD Klub Logindo Provinsi Jawa Timur, serta DPC INSA Kota Surabaya.
Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan menyampaikan sejumlah masukan kepada Wali Kota, terutama terkait penguatan infrastruktur pendukung kawasan pelabuhan, peningkatan konektivitas transportasi logistik, serta perlunya kolaborasi berkelanjutan guna menjaga kelancaran distribusi barang di Surabaya dan sekitarnya.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menilai kunjungan ini sebagai momentum penting untuk mempererat sinergi antara operator terminal dan pemerintah daerah.
“Kami memaknai kunjungan Bapak Wali Kota sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi antara Pelindo Group dan Pemerintah Kota Surabaya. Kami siap bersinergi mendukung pengembangan infrastruktur serta peningkatan konektivitas layanan logistik, sekaligus memastikan pelayanan kepelabuhanan yang modern, efisien, dan andal,” ujarnya, Senin (3/2).
Sementara itu, Eri Cahyadi menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dan membangun komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pengelola pelabuhan.
“Kita perlu duduk bersama dan menyelesaikan berbagai tantangan secara kolaboratif, khususnya yang berkaitan dengan penguatan infrastruktur kawasan pelabuhan dan kota. Dengan sinergi yang kuat, setiap kebijakan yang diambil diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperlancar arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Surabaya,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk membangun ekosistem logistik yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing.
Sinergisitas antara pemerintah daerah dan operator pelabuhan diharapkan semakin memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu gerbang utama logistik nasional yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.






