Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya LKPM, Jadi Dasar Kebijakan Ekonomi Daerah

oleh -151 Dilihat
IMG 20260406 WA0019
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat membuka Bimtek OSS-RBA dan LKPM 2026. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) sekaligus LKPM tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Mojokerto, Senin (6/4).

Menurut perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu, pemerintah sangat membutuhkan data akurat dari pelaku usaha untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Pemerintah itu butuh data. Data investasi ini sangat penting karena menjadi dasar dalam melihat kondisi riil ekonomi daerah,” ujar Ning Ita.

Ia menjelaskan, data LKPM yang dilaporkan pelaku usaha akan dianalisis dan disinkronkan dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Dari sana, pemerintah bisa menghasilkan berbagai indikator penting seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, hingga ketimpangan.

Karena itu, ia menegaskan bahwa pelaporan LKPM bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban yang telah diatur dalam regulasi, salah satunya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam pembinaan, pengawasan, serta verifikasi data yang dilaporkan oleh pelaku usaha.

“Kami wajib membina, mengawasi, sekaligus memverifikasi data LKPM. Maka pelaku usaha juga wajib melaporkan secara benar dan faktual,” tegasnya.

Pemerintah Kota Mojokerto pun menargetkan tingkat kepatuhan pelaporan LKPM mencapai 100 persen. Untuk itu, berbagai upaya terus dilakukan, mulai dari pendampingan hingga kemudahan perizinan melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach.

“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah menyiapkan regulasi dan fasilitas, sementara pelaku usaha menjalankan kegiatan usahanya sekaligus melaporkan secara tertib,” imbuhnya.

Ning Ita berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha terus diperkuat agar iklim investasi di Kota Mojokerto semakin kondusif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“Kalau investasi tumbuh, ekonomi juga bergerak. Pada akhirnya kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.