Wali Kota Pasuruan: Anak Harus Dididik untuk Indonesia Emas, Bukan Indonesia Cemas

oleh -483 Dilihat
WhatsApp Image 2025 06 11 at 15.25.27
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo memberikan piala kepada perwakilan guru. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Suasana Gedung Harmoni dipenuhi semangat para pelajar dan pendidik dalam momen penyerahan piagam juara MATHEO (Mathematics and English Olympiade, Rabu (11/6). Acara ini berlangsung meriah dengan penampilan tarian tradisional, lantunan ayat suci Alquran, hingga paduan suara yang membawakan lagu Indonesia Raya.

Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), yang hadir secara langsung menyampaikan apresiasinya kepada para guru dan pendidik atas kontribusi mencetak generasi unggul. “Pahlawan pembangunan itu adalah para guru yang mendidik kita semua. Saya bisa berdiri di sini tentu karena peran para pendidik yang istiqomah mentransformasikan ilmu kepada generasi,” tegasnya dalam sambutan.

Mas Adi menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan berkomitmen mendorong regulasi dan sistem yang mampu menyiapkan generasi emas 2045. “Seiring perkembangan zaman, dunia pendidikan harus beradaptasi. Ibarat aliran yang deras, kita tidak bisa menolak arus ini. Maka pembangunan tidak hanya fisik, tapi juga membangun sumber daya manusia,” jelas Mas Adi.

Mas Adi juga menyoroti dampak media sosial terhadap kebiasaan anak-anak. Menurutnya, media sosial telah mengubah perilaku generasi muda, dari sebelum tidur hingga bangun tidur yang pertama kali dilihat adalah layar ponsel. “Ini hal yang harus diperbaiki. Jangan sampai kita menyongsong Indonesia Cemas, tapi kita harus siapkan anak-anak yang cerdas untuk menyambut Indonesia Emas,” ujarnya.

Sebelum acara dimulai, Mas Adi sempat mengunjungi sejumlah stand karya siswa dari SMK swasta se-Kota Pasuruan. Ia memuji kualitas karya yang dipamerkan dan mendorong agar hasil tersebut tidak hanya berhenti pada ajang pameran semata.

“Tadi saya lihat stand-stand siswa SMK hasilnya sangat bagus. Ini harus dilanjutkan, jangan hanya tampil saat kegiatan saja lalu jadi arsip. Harus ada peta jalan agar manfaatnya terus bergulir menjadi nilai bagi anak-anak kita,” papar Mas Adi.

Mas Adi juga menekankan pentingnya membangun kepekaan dalam proses pendidikan. Menurutnya, transformasi pendidikan tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi dan media sosial yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak.

“Anak-anak kita harus dibekali bukan hanya dengan ilmu, tapi juga kepekaan dan kemampuan adaptasi. Kita tidak bisa lagi mendidik dengan cara-cara lama. Pendidikan harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman,” tandas Wali Kota. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.