KabarBaik.co – Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Pasuruan masa bakti 2025–2030 di Pendopo Surga Surgi, Kota Pasuruan. Ki Slamet Juwanto resmi terpilih sebagai ketua baru organisasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Slamet Juwanto dan Ki Suryo Dimejo. Dalam sambutannya, Mas Adi menegaskan bahwa wayang bukan sekadar hiburan, tetapi sarat dengan nilai filosofi dan tuntunan kehidupan.
Ia mengingatkan bahwa wayang telah digunakan oleh Walisongo sebagai media dakwah dan pendidikan karakter. “Bahasa wayang itu bahasa filosofi. Hari ini yang paling penting adalah nguri-uri budaya sebagai warisan leluhur, terutama di tengah tantangan era digitalisasi,” ujarnya.
Mas Adi berharap kepengurusan PEPADI yang baru dapat menjadi wadah regenerasi dalang dan pelaku seni budaya di Kota Pasuruan. Menurutnya, wayang tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan yang mengajarkan nilai budi pekerti dan karakter.
“Hari ini kita menghadapi tantangan baru yang jauh dari nilai-nilai leluhur. Wayang menjadi akar budaya yang penting untuk menjaga identitas dan karakter masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PEPADI terpilih Ki Slamet Juwanto menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga memohon doa dan dukungan agar dapat menjalankan amanah dengan baik selama masa bhakti 2025–2030.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan kami untuk memimpin PEPADI. Mohon doa restu agar kami dapat melestarikan seni wayang dan budaya daerah,” pungkasnya. (*)







