Angka Stunting di Kota Pasuruan Masih 21 Persen, Ini Cara Wali Kota Menekannya

oleh -59 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 16 at 13.58.51
Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menghadiri penyerahan bantuan bagi 25o balita. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) bersama Ketua TP PKK menghadiri kegiatan senam bersama kader kesehatan sekaligus penyaluran bantuan sosial bagi 250 balita di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kamis (16/4). Kegiatan diawali dengan senam bersama, lalu dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako untuk 250 balita.

Dalam acara yang juga diisi dengan pemberian alat kesehatan kepada pembina posyandu dan pengecekan tumbuh kembang anak itu, Mas Adi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam menangani persoalan stunting. Ia menyebut kerja sama dengan waralaba modern merupakan langkah nyata untuk mendukung program kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini wujud kolaborasi Posyandu sekarang bukan hanya untuk balita, tapi juga melayani remaja hingga lansia. Jadi benar-benar menjadi pusat layanan terpadu yang harus dimanfaatkan dengan baik,” ujar Mas Adi.

Mas Adi menjelaskan bahwa program ini didukung oleh CSR Indomaret sebagai bentuk kontribusi dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya penanganan stunting. “Investasi terbaik adalah anak-anak kita. Maka perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang mereka harus menjadi prioritas,” katanya.

Mas Adi menekankan bahwa penanganan stunting menjadi prioritas utama, dengan target penurunan hingga 5 persen. Saat ini angka stunting di Kota Pasuruan masih berada di angka 21 persen. “Kita berharap dengan kerja sama ini, angka stunting bisa terus ditekan dan anak-anak di Kota Pasuruan tumbuh sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.