Wali Kota Tegaskan Komitmen Lingkungan Jadi Syarat Mutlak Investasi Wisata di Batu

oleh -475 Dilihat
IMG 20260402 WA0008
Destinasi wisata Mikutopia yang baru dibuka di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan komitmen pelestarian lingkungan sebagai syarat mutlak bagi setiap investor yang mengembangkan destinasi wisata di wilayahnya, khususnya di kawasan Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Penegasan ini disampaikan menyusul munculnya destinasi wisata baru yang saat ini masih dalam tahap pengembangan dan uji coba. Nurochman menekankan bahwa Pemerintah Kota Batu tidak akan mentolerir pembangunan yang mengabaikan keseimbangan ekologi.

“Siapa pun pengusaha yang berinvestasi di Batu, komitmen itu harus dipenuhi dan ditaati bersama. Jangan sampai pembangunan saat ini justru membahayakan masa depan ekosistem kawasan Batu,” tegasnya, Kamis (2/4).

Nurochman menjelaskan, kawasan Bumiaji merupakan zona lindung dan agrowisata yang memiliki aturan ketat dalam pemanfaatan lahan. Berdasarkan kesepakatan dengan pemerintah desa, komposisi penggunaan lahan ditetapkan 30 persen untuk bangunan permanen dan 70 persen wajib dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau.

Menurut Nurochman, aturan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Kota Batu sebagai daerah tujuan wisata.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kelengkapan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dan Amdal Lalu Lintas (Lalin) yang hingga kini masih dalam proses. Ia mengingatkan agar seluruh hasil kajian nantinya dijadikan acuan utama dalam operasional destinasi wisata.

“Amdal Lalin dan Amdal Lingkungan masih berproses. Hasilnya nanti, termasuk soal akses jalan, harus diperbaiki. Kalau tidak memenuhi standar, tentu berdampak pada penilaian lingkungan dan lalu lintas,” ujarnya.

Akses menuju kawasan Tulungrejo menjadi perhatian serius, mengingat jalur tersebut kerap mengalami kepadatan, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Pemerintah menilai perbaikan infrastruktur jalan menjadi bagian penting yang tidak bisa diabaikan investor.

Meski destinasi wisata tersebut sempat membuka layanan uji coba gratis kepada masyarakat, Nurochman menegaskan bahwa orientasi utama pemerintah daerah bukan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan pada kepatuhan terhadap regulasi.

“Silakan berinvestasi di Batu, tapi komitmen terhadap lingkungan adalah harga mati. Itu yang utama, bukan sekadar kontribusi PAD,” tandasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Batu akan melakukan verifikasi lapangan secara menyeluruh untuk memastikan realisasi pembangunan telah sesuai dengan komitmen pembagian lahan 30:70. Langkah ini diambil guna menjaga keseimbangan ekologi sekaligus memastikan pembangunan pariwisata tetap berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.