KabarBaik.co, Jember – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Festival Egrang ke-14 yang diinisiasi oleh Komunitas Tanoker di Ledokombo, Jember. Agenda tahunan ini dinilai efektif dalam memperkuat ekosistem sosial sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi untuk Tanoker. Aktivitas ini mampu mendorong pertumbuhan ekosistem sosial dan ekonomi di Ledokombo dan Jember,” ujar Nezar, Sabtu (9/5).
Menurut Nezar, eksistensi permainan tradisional seperti egrang menjadi sangat relevan di tengah masifnya gempuran digitalisasi. Permainan ini memberikan jeda fisik dan mental bagi anak-anak agar tidak melulu terpaku pada layar gawai.
“Anak-anak butuh jeda untuk mempertajam kecerdasan emosional. Jika biasanya mereka terbiasa dengan gim digital, egrang
menawarkan keseimbangan melalui aktivitas fisik dan nilai-nilai warisan leluhur,” jelasnya.
Lebih lanjut, Nezar menekankan bahwa egrang bukan sekadar permainan, melainkan sarana pembentukan karakter. Di dalamnya terkandung filosofi tentang kolaborasi dan resiliensi.
Menurutnya, ada kecerdasan emosional dan dapat meltih fokus dan kesabaran serta menumbuhkan semangat untuk bangkit kembali meskipun terjatuh.
“Sikap mental jangan takut gagal ini adalah fondasi kuat bagi generasi muda di masa depan,” tambah Nezar.
Pemerintah melalui Kementerian Komdigi berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan festival ini.
Ke depan, kegiatan kebudayaan berbasis komunitas ini akan disinergikan dengan program kesehatan mental digital.
“Kita akan lebarkan lagi cakupan kegiatannya agar sejalan dengan program digital well-being. Ini sangat potensial menjadi salah satu kegiatan yang menyehatkan kecerdasan emosional anak-anak kita,” pungkasnya. (*)







