Ngopi Sore Jadi Cara Baru Edukasi Investasi, Anak Muda Diajak Belajar Pasar Modal di Café

oleh -55 Dilihat
Ngopi sore
Lewat konsep santai namun edukatif, masyarakat diajak mengenal dunia pasar modal sambil menikmati suasana café yang akrab dengan gaya hidup anak muda saat ini.

KabarBaik.co, Surabaya – Meningkatkan literasi dan edukasi investasi kini tak lagi dilakukan dengan cara-cara formal dan kaku. Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Timur bersama BRI Danareksa Sekuritas Surabaya dan Pegadaian Kantor Regional Surabaya menghadirkan konsep baru edukasi investasi melalui café investasi yang menyasar generasi muda.

Lewat konsep santai namun edukatif, masyarakat diajak mengenal dunia pasar modal sambil menikmati suasana café yang akrab dengan gaya hidup anak muda saat ini. Sasaran program ini pun cukup luas, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang ingin belajar investasi secara lebih ringan dan mudah dipahami.

Branch Manager BRI Danareksa Sekuritas Surabaya, Taufan Febiola mengatakan, pendekatan edukasi investasi harus mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat, terutama generasi muda yang kini lebih menyukai ruang diskusi nonformal.

“Edukasi investasi harus mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat, terutama anak muda yang ingin lepas dari konsep formal. Itu sebabnya tempat ini menjadi ruang memperkuat investasi,” kata Taufan, Sabtu (9/5).

Konsep yang dihadirkan diberi nama “Ngopi Sore”, akronim dari Ngobrol Seputar Investasi Saham, Obligasi, dan Reksadana. Program ini digelar rutin setiap Jumat sebagai wadah diskusi santai tentang dunia investasi dan pasar modal.

Melalui program tersebut, ketiga lembaga berharap edukasi investasi bisa semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya menjadi tempat belajar, café investasi juga diharapkan mampu membangun kebiasaan berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan dan investasi sejak usia muda.

Taufan menjelaskan, program ini juga menjadi kelanjutan dari berbagai kegiatan edukasi yang sebelumnya telah dilakukan di sekolah menengah maupun perguruan tinggi. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, literasi investasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kalangan.

Hal senada disampaikan Regional Funding M-Transaction BRI Surabaya, Ery Wicaksono. Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan transformasi bisnis yang kini dijalankan BRI.

“Harus diakui, dari bisnis yang rural kini menyasar urban. Sudah jelas, transformasi BRI menyasar sektor formal, sebagaimana program Ngopi Sore ini berjalan,” ujar Ery.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BEI Jawa Timur, Cita Mellisa menuturkan, selama ini pihaknya telah memiliki Galeri Investasi (GI) sebagai sarana peningkatan literasi pasar modal. Namun, kehadiran GI Café di lingkungan Pegadaian diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih santai dan akrab bagi masyarakat.

“Harapan kami, masyarakat Surabaya punya media belajar pasar modal yang tidak terlalu kaku dan bisa mengakselerasi investasi,” katanya.

Vice President Pegadaian Regional Surabaya, Alfafatih Rosada, menilai konsep café investasi menjadi langkah strategis di tengah perubahan pola hidup masyarakat yang kini semakin akrab dengan sistem hybrid life dan hybrid working.

Menurut pria yang akrab disapa Rosa itu, café saat ini tidak lagi sekadar tempat makan atau berkumpul, tetapi telah berkembang menjadi ruang produktif untuk belajar dan bekerja dari mana saja.

“Café telah bertransformasi, seperti work from anywhere. Maka café kami pilih sebagai tempat meningkatkan literasi dan edukasi investasi bagi anak-anak muda,” tegas Rosa.

Melalui pendekatan yang lebih santai, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya investor-investor baru dari kalangan muda sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya investasi yang sehat dan terencana.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.