KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tidak hanya mencari penyewa baru untuk Kolam Renang Penataran, tetapi juga investor yang siap membenahi wajah destinasi wisata tersebut. Karena itu, calon pengelola diminta tak sekadar sanggup membayar nilai sewa, tetapi juga berkomitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, Eko Susanto mengatakan, masa kontrak pengelola sebelumnya telah berakhir pada 1 Juli. Saat ini proses pencarian pengelola baru memasuki tahap negosiasi dengan tiga calon investor.
“Kompetitor sekarang banyak dan fasilitasnya bagus-bagus. Karena itu kami membutuhkan penyewa yang tidak hanya mampu membayar sewa, tetapi juga siap berbenah agar Kolam Renang Penataran kembali menarik,” ujarnya, Rabu (8/7).
Menurut Eko, hingga kini sudah ada tiga peminat yang mengajukan diri sebagai pengelola. Di antaranya berasal dari badan usaha milik daerah (BUMD) dan pihak swasta. Namun, proses penetapan belum bisa dilakukan karena masih ada selisih nilai penawaran.
Berdasarkan hasil appraisal aset daerah, nilai sewa minimal Kolam Renang Penataran dipatok sebesar Rp 425 juta per tahun. Sementara penawaran yang masuk masih berada di kisaran Rp 300 juta.
“Nilai appraisal itu tidak bisa ditawar. Yang bisa kami diskusikan nanti adalah skema kerja samanya, misalnya sistem pembayaran atau pembagian tanggung jawab terhadap perbaikan fasilitas,” katanya.
Dalam waktu dekat, lanjut Eko, Disbudpar bersama tim aset daerah akan mengundang seluruh calon penyewa untuk membahas skema kerja sama. Salah satu poin yang akan dibicarakan ialah kewajiban pemeliharaan dan pembenahan fasilitas, termasuk pengecatan bangunan maupun sarana pendukung lainnya.
Eko berharap proses negosiasi segera menghasilkan kesepakatan sehingga Kolam Renang Penataran dapat kembali beroperasi tanpa terlalu lama mengalami kekosongan pengelola. “Harapan kami, pengelola baru nantinya mampu menghidupkan kembali daya tarik Kolam Renang Penataran sehingga bisa bersaing dengan destinasi wisata air lainnya,” pungkasnya. (*)






