KabarBaik.co, Jombang — Seorang wanita berinisial IE, 40, warga Gedeg, Mojokerto, menjadi korban perampokan disertai penyekapan di sebuah hotel di Mojoagung, Jombang.
Peristiwa pada Senin (30/3) sekitar pukul 17.10 WIB tersebut terjadi di Hotel Sederhana di Jalan Bypass, Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro.
Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas menjelaskan kejadian bermula saat korban membuat janji bertemu dengan salah satu pelaku berinisial AF, 24, warga Plandaan, Jombang.
“Setelah bertemu di dalam kamar, tidak lama kemudian datang pelaku lain berinisial YR, 38, warga Kecamatan Peterongan,” ujar Yogas saat dikonfirmasi, Selasa (1/3).
Di dalam kamar, korban diancam menggunakan celurit. Pelaku menodongkan senjata tersebut ke leher korban dan mengancam agar tidak melawan.
Dalam kondisi tertekan, korban tidak dapat berbuat banyak. Kedua pelaku kemudian mengambil tas korban yang berisi dompet, uang tunai Rp 500 ribu, dokumen penting, serta kunci mobil Honda Brio milik korban.
Setelah itu, korban diikat menggunakan kabel ties pada bagian tangan dan kaki, lalu disekap di dalam kamar hotel. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku kabur membawa mobil milik korban.
Korban yang berhasil melepaskan diri kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh petugas keamanan hotel.
“Saat itu korban berteriak minta tolong, katanya dirampok. Kami langsung masuk dan menolong. Korban dalam kondisi tangan dan kaki terikat,” kata petugas keamanan hotel, Satria Bagas Ardian, 24.
Korban kemudian dievakuasi dan diantar ke Polsek Mojoagung untuk melaporkan kejadian tersebut. (*)






