Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Jombang Kian Parah, Perbaikan Hanya Ditambal Sulam

oleh -86 Dilihat
Penampakan jalan nasional yang berlubang di Jombang (istimewa)

KabarBaik.co, Jombang – Kondisi ruas jalan nasional di Jombangdikeluhkan warga karena kerusakannya kian parah. Sejumlah titik dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi yang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.

Pantauan di lapangan, kerusakan cukup parah terlihat di ruas jalan nasional yang melintasi Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Hingga akhir pekan, badan jalan di kawasan tersebut dipenuhi lubang yang tersebar di berbagai sisi.

Kerusakan serupa juga ditemukan di Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, memanjang hingga Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung.

Selain itu, ruas Jalan Nasional Gatot Subroto di Desa Mojongapit hingga Kelurahan Jombatan, yang tersambung ke Jalan Basuki Rahmat sampai Kecamatan Perak, juga mengalami kondisi serupa.

Salah satu pengguna jalan, Udin, 38, mengatakan kerusakan jalan semakin memburuk selama musim penghujan. Menurutnya, lubang-lubang di badan jalan terus bertambah dan makin dalam.

“Lubangnya menyebar di semua sisi jalan, baik di jalur cepat, tengah, maupun pinggir. Pengendara jadi kesulitan mencari jalur aman,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Ia menyebut kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara roda dua.

“Sudah sering ada pengendara terjatuh. Sangat kasihan pengguna jalan, terutama pengendara motor,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan Widodo (29), warga sekitar Jalan Gatot Subroto, Desa Mojongapit. Ia menuturkan lubang di jalan satu arah tersebut kerap tak terlihat dari kejauhan sehingga membahayakan pengendara.

Menurutnya, perbaikan yang dilakukan selama ini belum menyentuh akar persoalan karena hanya bersifat tambal sulam dan tidak bertahan lama.

“Yang ditambal itu-itu saja, tapi tidak awet. Bukannya mulus, malah terasa seperti banyak polisi tidur,” ungkapnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Jawa Timur dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Siti Sekar Gondo Arum, membenarkan adanya kerusakan di sejumlah titik jalan nasional di Jombang. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat.

Menurut Sekar, perbaikan darurat telah dilakukan di beberapa lokasi, termasuk wilayah perbatasan Jombang-Mojokerto dan Desa Plosokerep. Saat ini tim teknis masih melakukan penambalan sebagai langkah cepat penanganan.

“Untuk sementara kami fokus pada perbaikan darurat. Menjelang Lebaran akan dilakukan pengupasan aspal menggunakan cold milling machine (CMM),” jelasnya.

Ia menambahkan usai Lebaran, Kementerian Pekerjaan Umum akan melaksanakan program preservasi jalan di sejumlah titik, antara lain Lingkar Mojoagung, Jalan Gatot Subroto, Basuki Rahmat, Mastrip, dan Jogoloyo.

Perbaikan permanen nantinya akan menggunakan metode perkerasan lentur (flexible pavement). Pemerintah berharap langkah tersebut dapat meningkatkan kualitas dan keamanan jalan nasional di wilayah Jombang agar lebih nyaman dilalui masyarakat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.