KabarBaik.co – Program Sapa Bupati Bojonegoro kembali digelar pada awal tahun. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Malowopati Bojonegoro ini dimanfaatkan warga dari berbagai wilayah untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Salah satu warga yang menyampaikan keluhan adalah Sugiri, warga Desa Kemiri, Kecamatan Malo. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap pembangunan jalan poros desa yang bersumber dari Dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) yang dinilai kurang maksimal dan tidak transparan.
Sugiri mengaku kesulitan memperoleh informasi terkait Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut. Menurutnya, saat menanyakan RAB kepada kepala desa, ia justru diarahkan ke konsultan proyek. Namun, pihak konsultan menyebut dokumen tersebut bersifat rahasia.
“Saya sudah mempertanyakan RAB ke kepala desa disuruh ke konsultan. Tanya konsultan katanya itu rahasia. Ini kan uang rakyat, Pak Bupati, kenapa kok ada rahasia,” ujar Sugiri, Senin (19/1).
Tak hanya itu, Sugiri juga menegaskan akan melaporkan persoalan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri apabila tidak ada keterbukaan dalam pelaksanaan pembangunan di desanya. “Kalau Pak Bupati tidak bisa terbuka, saya akan berangkat ke Jakarta menemui Pak Tito Karnavian, karena ini menyangkut keterbukaan publik,” tegasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono langsung meminta pemerintah kecamatan untuk segera menindaklanjuti dan memastikan adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat desa terkait progres pembangunan dan penggunaan anggaran.
“Pak Camat, tolong pihak desa besok dikabari. Sudah sampai mana pekerjaannya dan RAB-nya juga harus diketahui warga, karena ini dana dari warga. Nanti kalau sudah, Pak Sugiri berikan laporan,” tegas Wahono.
Program Sapa Bupati Bojonegoro merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menyerap aspirasi masyarakat. Dalam kegiatan ini, seluruh camat dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut dihadirkan guna menindaklanjuti langsung berbagai keluhan dan masukan dari warga. (*)







