KabarBaik.co – Memasuki puncak musim hujan pada Januari 2026, para pengendara sepeda motor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Tingginya intensitas hujan tidak hanya menurunkan jarak pandang, tetapi juga memunculkan berbagai potensi kecelakaan fatal di jalan raya.
Risiko Utama Pengendara Roda Dua
1. Aquaplaning (Ban Melayang): Terjadi ketika lapisan air memisahkan ban motor dari permukaan jalan, menyebabkan hilangnya kendali atau slip seketika.
2. Jarak Pandang Terbatas: Curah hujan lebat dan embun pada kaca helm (visor) seringkali mengaburkan pandangan pengendara serta pengguna jalan lainnya.
3. Jalanan Berlubang yang Tergenang: Genangan air seringkali menutupi lubang dalam yang dapat menyebabkan pengendara terjatuh jika terperosok.
4. Rem Kurang Pakem: Komponen pengereman yang basah membutuhkan waktu lebih lama untuk menghentikan laju kendaraan secara optimal.
Solusi Aman Berkendara saat Hujan
Untuk menekan angka kecelakaan, para pakar keselamatan berkendara menyarankan langkah-langkah berikut:
Gunakan Jas Hujan Model Setelan: Hindari jas hujan model ponco karena berisiko tersangkut di rantai atau roda. Pilih model baju dan celana yang pas di badan.
Periksa Kondisi Ban: Pastikan alur ban (kembangan) masih tebal untuk membuang air dengan maksimal. Cek tekanan ban secara berkala di Layanan Teknis Resmi atau bengkel terpercaya.
Nyalakan Lampu Utama: Meskipun siang hari, nyalakan lampu agar keberadaan Anda mudah terlihat oleh pengendara lain di tengah kabut hujan.
Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak: Melajulah lebih lambat dari biasanya untuk memberi ruang reaksi jika terjadi pengereman mendadak.
Gunakan Cairan Anti-Embun: Aplikasikan cairan anti-fog pada visor helm agar pandangan tetap jernih. Produk ini dapat ditemukan di berbagai Marketplace Otomotif.
Berteduh di Tempat Aman: Jika hujan terlalu deras disertai angin kencang, segera berteduh di area parkir yang aman. Jangan berhenti di bawah jembatan layang karena dapat memicu kemacetan parah dan membahayakan nyawa.
Pihak kepolisian mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Selalu pantau prakiraan cuaca terkini melalui situs resmi BMKG sebelum memulai perjalanan. (*)







