KabarBaik.co, Nganjuk – Ribuan paket beras zakat fitrah yang dihimpun dari anggota Polri dan ASN Polres Nganjuk kini telah menjangkau hingga pelosok desa. Distribusi dilakukan melalui peran para Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya untuk memastikan bantuan tepat sasaran menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Salah satu yang turun langsung ke lapangan adalah Bhabinkamtibmas Desa Nglaban wilayah Polsek Loceret, Aipda Andik Candra.
“Ini merupakan amanah dari Kapolres Nganjuk agar zakat fitrah dari anggota Polres Nganjuk dapat disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Andik saat menyerahkan paket beras secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah penerima manfaat di Desa Nglaban, Selasa (17/3).
Penyaluran ini menjadi kelanjutan dari program distribusi zakat fitrah yang sebelumnya telah dilepas oleh Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan bersama pejabat utama dan Bhayangkari.
Konsep menggunakan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak distribusi dipilih karena mereka memiliki pemahaman yang mendalam mengenai kondisi sosial ekonomi warga di wilayah masing-masing.
“Zakat fitrah ini merupakan amanah dari anggota Polri dan ASN Polres Nganjuk yang kami salurkan kepada masyarakat yang berhak menerima. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” jelas Suria.
Proses penyaluran yang dilakukan secara langsung ke rumah warga tidak hanya memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dengan masyarakat.
“Banyak penerima manfaat yang menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan, terutama menjelang momen kemeriahan Lebaran,”tTutur Suria.
Melalui kegiatan ini, Polres Nganjuk berharap semangat kepedulian yang terwujud dalam penyaluran zakat fitrah dapat terus memperkuat kedekatan dan kepercayaan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat, bahkan hingga ke pelosok desa yang sulit dijangkau. (*)








