Ziarah ke Makam Gus Dur, Dubes Australia: Jombang Bisa Jadi Contoh Toleransi Dunia

oleh -129 Dilihat
Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Rod Brazier saat diwawancarai.(teguh)
Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Rod Brazier saat diwawancarai.(teguh)

KabarBaik.co, Jombang — Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Rod Brazier, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang, Selasa (18/8).

Dalam kunjungan tersebut, Rod menyempatkan diri berziarah ke makam Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kompleks Pondok Pesantren Tebuireng.

Rod datang bersama putri Gus Dur, Yenny Wahid. Ziarah tersebut menjadi momen khusus bagi sang diplomat. Sebab, ia mengaku telah mengenal sosok Gus Dur sejak masih menjadi mahasiswa di Australia.

“Sejak saya umur 20-an tahun sebagai mahasiswa di Australia, saya dengar nama Gus Dur itu. Dan saya dapat bertemu dengan beliau pada tahun 1992 kalau tidak salah,” kata Rod kepada wartawan.

Menurut Rod, setelah sekitar 34 tahun berlalu, dirinya kembali berkesempatan mendatangi Jombang dan berziarah ke makam Gus Dur.

“Dan sekarang, 34 tahun kemudian, saya sempat berziarah ke kuburan beliau di Jombang bersama Ibu Yenny,” ujarnya.

Usai berziarah, agenda dilanjutkan dengan pertemuan dan makan siang bersama sejumlah ulama serta pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Jombang.

Dalam pertemuan tersebut, Rod berdiskusi mengenai sejarah pesantren dan perjalanan Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang. Ia berharap hubungan Australia dengan Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Jombang, dapat terus berkembang.

“Saya juga dapat kesempatan untuk bertemu dengan para ulama di Jombang dan makan bersama. Saya mendengar banyak cerita yang menarik mengenai sejarah pesantren-pesantren dan NU di Jombang,” tuturnya.

Rod juga memberikan perhatian khusus terhadap nilai toleransi dan keberagaman yang berkembang di tengah masyarakat Jombang.

Ia menilai pesan-pesan perdamaian dan toleransi yang disampaikan kalangan pesantren semakin penting di tengah perkembangan media sosial yang kerap memicu polarisasi.

“Sekarang di dunia ini dengan sosial media dan sebagainya, pesan-pesan toleransi makin penting,” katanya.

Rod bahkan menyebut Jombang sebagai contoh yang dapat dipelajari Australia dalam membangun kehidupan masyarakat yang toleran.

“Harapan saya, Australia bisa belajar dari contoh di Jombang ini yang luar biasa,” ujarnya.

Kunjungan tersebut diharapkan membuka peluang penguatan kerja sama Australia dengan Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jombang, dalam berbagai bidang. Di antaranya pendidikan, kebudayaan, serta dialog lintas agama dan kepercayaan.

Rod juga menyampaikan harapannya agar dapat kembali berkunjung ke Jombang untuk melanjutkan komunikasi dan kerja sama dengan para ulama serta masyarakat setempat.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.