2 Agustus Pekan ASI Sedunia: Menguatkan Dukungan untuk Ibu Menyusui dan Generasi Sehat

oleh -141 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 02 at 7.29.53 AM
Pekan ASI Sedunia

KabarBaik.co – Setiap tanggal 1 hingga 7 Agustus, warga dunia memperingati Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week/WBW). Peringatan ini menjadi momentum internasional untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung ibu menyusui.

Pekan ASI Sedunia diperingati di lebih dari 120 negara dan didukung oleh World Health Organization (WHO), UNICEF, berbagai kementerian kesehatan, organisasi profesi, hingga komunitas pegiat kesehatan ibu dan anak. Tujuannya adalah meningkatkan angka pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan serta melanjutkan pemberian ASI hingga usia dua tahun atau lebih dengan pendampingan makanan bergizi yang sesuai.

Sejarah Pekan ASI Sedunia bermula dari Deklarasi Innocenti yang disepakati pada tahun 1990 di Florence, Italia. Deklarasi tersebut disusun oleh WHO dan UNICEF bersama para pembuat kebijakan dari berbagai negara sebagai komitmen global untuk melindungi, mempromosikan, dan mendukung pemberian ASI.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1992, organisasi World Alliance for Breastfeeding Action (WABA) mulai menginisiasi peringatan Pekan ASI Sedunia yang diperingati setiap 1–7 Agustus untuk mengenang lahirnya deklarasi tersebut.

Pada 2018, Majelis Kesehatan Dunia (World Health Assembly) secara resmi mengesahkan Pekan ASI Sedunia sebagai salah satu strategi penting dalam promosi kesehatan global.

Menurut WHO, menyusui merupakan salah satu cara paling efektif untuk menjamin kesehatan dan kelangsungan hidup bayi. ASI mengandung nutrisi lengkap, antibodi, serta zat kekebalan yang membantu melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Selain memberikan manfaat bagi bayi, menyusui juga berkontribusi terhadap kesehatan ibu, termasuk membantu pemulihan pasca persalinan dan menurunkan risiko beberapa penyakit di kemudian hari.

Namun demikian, secara global angka pemberian ASI eksklusif masih berada di bawah target sehingga diperlukan dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, tempat kerja, dan pemerintah.

Melalui peringatan Pekan ASI Sedunia, diharapkan semakin banyak masyarakat memahami bahwa keberhasilan menyusui bukan hanya tanggung jawab seorang ibu, melainkan hasil kolaborasi seluruh pihak. Dengan dukungan yang kuat, setiap anak berkesempatan memperoleh awal kehidupan yang lebih sehat, sementara kualitas sumber daya manusia di masa depan pun dapat terus ditingkatkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.