KabarBaik.co, Surabaya – Perjalanan panjang HGI City Cup 2026 akhirnya mencapai garis finis. Setelah berlangsung hampir dua bulan melalui serangkaian kualifikasi offline di berbagai kota dan kompetisi online tingkat nasional, turnamen Domino terbesar yang digelar Higgs Games Island (HGI) resmi menobatkan juaranya.
Puncak kompetisi berlangsung dalam gelaran Surabaya Fest Finals di Grand City Mall Surabaya pada 20-21 Juni 2026. Sebanyak 32 pemain terbaik dari berbagai daerah berkumpul untuk memperebutkan gelar juara nasional sekaligus membuktikan kemampuan mereka di panggung kompetitif.
Para finalis merupakan pemain yang berhasil melewati jalur seleksi ketat, baik dari turnamen offline maupun kompetisi online yang digelar sepanjang musim. Selama dua hari, mereka bertarung mulai dari babak 32 besar, 16 besar, hingga perempat final untuk memperebutkan tiket menuju fase penentuan.
Atmosfer pertandingan berlangsung sengit. Setiap pemain dituntut mampu membaca situasi, menyusun strategi, dan menjaga konsentrasi di tengah tekanan kompetisi yang semakin tinggi.
Dari rangkaian pertandingan tersebut, nama Ateng Sopyan Nurdin akhirnya keluar sebagai juara HGI City Cup 2026. Ia berhasil mengungguli para pesaing terbaik dari berbagai daerah dan menutup turnamen dengan capaian tertinggi.
Posisi runner-up diraih Semmang, sementara Syahrul Rajab dan Iwan Ridwan melengkapi daftar empat besar turnamen nasional tersebut.
Bagi Ateng, gelar juara yang diraihnya bukan hasil dari satu pertandingan semata. Menurutnya, perjalanan menuju puncak membutuhkan konsistensi dan kemampuan menjaga fokus sejak awal kompetisi.
“Perjalanan menuju juara tidak ditentukan oleh satu pertandingan, tetapi oleh kemampuan menjaga kesabaran, ketenangan, dan konsistensi di setiap tahap kompetisi,” ujar Ateng ditemui usai menerima piala, Rabu (24/6).
Ia berharap turnamen seperti HGI City Cup dapat terus digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah agar semakin banyak pemain memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan merasakan atmosfer kompetisi yang profesional.
Sementara itu, Semmang yang berhasil finis di posisi kedua mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti turnamen. Menurutnya, kompetisi tingkat nasional tidak hanya menguji kemampuan bermain, tetapi juga ketahanan mental dan semangat untuk terus berkembang.
“Kompetisi ini mengajarkan bahwa hasil terbaik datang dari ketekunan dan semangat untuk terus berjuang, bahkan ketika situasi tidak berjalan sesuai harapan,” kata Semmang.
Ia menilai atmosfer persaingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas menjadi salah satu daya tarik utama HGI City Cup.
Tak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, Surabaya Fest Finals juga dikemas dengan konsep penyelenggaraan profesional. Mulai dari kehadiran host, komentator pertandingan, peliputan langsung, sesi wawancara pemain hingga seremoni penghargaan, seluruh rangkaian acara dirancang untuk memberikan pengalaman kompetisi yang lebih berkelas.
Pertandingan final juga disiarkan melalui kanal resmi HGI sehingga dapat disaksikan oleh para penggemar Domino dari berbagai daerah di Indonesia.
Dukungan komunitas, keluarga peserta, hingga pecinta Domino turut menjadi bagian penting yang menghidupkan jalannya kompetisi sepanjang musim.
Menurut HGI, ajang ini tidak sekadar mencari satu pemenang, tetapi juga menjadi upaya membangun ekosistem Domino kompetitif yang semakin kuat di Indonesia.
“Surabaya Fest Finals adalah titik di mana seluruh perjalanan HGI City Cup bertemu. Ke-32 pemain ini berangkat dari lingkungan dan room online masing-masing, lalu bertemu di panggung nasional untuk memperebutkan gelar juara. Kami ingin menunjukkan bahwa Domino memiliki tempat yang layak sebagai olahraga pikiran modern yang dapat berkembang di tingkat nasional,” ujar Leo, HGI Indonesia Event Manager.
Berakhirnya HGI City Cup 2026 menjadi penanda semakin berkembangnya komunitas Domino kompetitif di Indonesia. Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, turnamen ini menunjukkan bagaimana strategi, keterampilan, sportivitas, dan kekuatan komunitas dapat berpadu dalam satu panggung kompetisi nasional.
Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat, HGI berharap turnamen ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain dari berbagai daerah untuk tampil dan bersaing di level yang lebih tinggi pada musim-musim berikutnya. (*)






