2 Hari Pencarian, Tim SAR Temukan Jasad Pencari Ikan di Bengawan Solo Bojonegoro

oleh -121 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 25 at 2.39.36 PM
Tim SAR mengevakuasi jasad pencari ikan di Bojonegoro (Ist)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Muhadi, 31, warga Dusun/Desa Payaman, Ngraho, Bojonegoro, yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mencari ikan di Bengawan Solo. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal pada Kamis (25/6), setelah dua hari pencarian.

Jasad korban ditemukan mengapung di aliran Bengawan Solo, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam. Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh tim gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Ngraho Iptu Sutaryanto menjelaskan sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada keluarganya untuk mencari ikan di Sungai Bengawan Solo pada Selasa (23/6) malam.

“Korban berangkat sekitar pukul 20.30 WIB untuk mencari ikan bersama rekannya menggunakan alat setrum di Bengawan Solo,” ujar Sutaryanto.

Namun nahas, saat berada di sungai, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke dalam aliran Bengawan Solo. Dalam kondisi tersebut, korban sempat berteriak meminta pertolongan.

Rekan korban yang berada di lokasi berusaha memberikan bantuan. Sayangnya, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil karena korban sudah terlanjur tenggelam.

“Saksi sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban sudah terlanjur tenggelam dan tidak berhasil diselamatkan,” jelasnya.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat Desa Payaman dan diteruskan ke Polsek Ngraho serta Tim SAR BPBD Bojonegoro. Setelah laporan diterima, petugas bersama relawan dan warga setempat melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Setelah dua hari penyisiran, jasad Muhadi akhirnya ditemukan mengapung sekitar 1,5 kilometer dari titik awal kejadian. Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan unsur BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat.

“Jenazah sudah dievakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Sutaryanto. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.