Pemkot Batu Tinggal Selangkah Lagi Wujudkan UHC, Kejar 1.476 Warga Belum Terdaftar JKN

oleh -181 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 25 at 12.44.03 PM
Wali Kota Batu Nurochman (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Pemkot Batu terus memacu upaya mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta. Berdasarkan data per Juni 2026, masih terdapat 1.476 warga yang belum terdaftar dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), atau sekitar 0,65 persen dari total penduduk Kota Batu.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kota Batu Tahun 2026 yang digelar di Rupatama Balai Kota Among Tani. Forum ini mempertemukan pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, serta penyelenggara layanan kesehatan untuk mengevaluasi sekaligus menyusun langkah percepatan menuju target UHC.

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan bahwa tantangan pembangunan sektor kesehatan saat ini tidak hanya soal penyediaan fasilitas layanan kesehatan. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh masyarakat memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

“Kewajiban kita bersama adalah memastikan akses layanan kesehatan benar-benar bisa dijangkau masyarakat,” ujar Nurochman, Kamis (25/6).

Data Dinas Kesehatan Kota Batu dan BPJS Kesehatan menunjukkan, dari total 227.454 penduduk, sebanyak 225.978 jiwa telah menjadi peserta JKN. Capaian tersebut setara dengan 99,35 persen, sehingga Kota Batu hanya membutuhkan tambahan 0,65 persen atau 1.476 peserta lagi untuk menuntaskan target cakupan kesehatan semesta.

Meski angka tersebut terbilang kecil, Nurochman menilai masih terdapat sejumlah hambatan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah rendahnya kesadaran sebagian masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan JKN.

Menurutnya, banyak warga yang menganggap program jaminan kesehatan belum diperlukan selama kondisi tubuh masih sehat. Padahal, manfaat perlindungan kesehatan justru akan sangat dirasakan ketika seseorang menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan perawatan medis dengan biaya besar.

Karena itu, Pemkot Batu akan memperkuat edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjadi peserta JKN sebagai bentuk perlindungan diri dan keluarga.

“Maka edukasi harus digencarkan agar warga bergerak sadar mendaftar program JKN Kesehatan. Ini bentuk kesiapsiagaan melindungi diri dan keluarga,” jelasnya.

Selain edukasi, Nurochman menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen daerah dalam menyukseskan program JKN. Mulai dari pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan hingga media massa diharapkan ikut berperan aktif menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Ia menambahkan peningkatan akses layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Batu SAE. Pemerintah daerah ingin membangun sistem kesehatan yang kuat, inklusif, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Ke depan, fokus pemerintah tidak hanya mengejar angka kepesertaan hingga mencapai 100 persen. Pemkot Batu juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan pemerataan akses layanan bagi seluruh warga.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan mutu pelayanan, serta memastikan akses kesehatan dapat dirasakan secara merata seluruh masyarakat,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.