Bale Kita Resmi Diluncurkan, Pemprov NTB Siapkan Rumah Besar bagi Produk UMKM Lokal

oleh -122 Dilihat
IMG 20260708 WA0070
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia M. Iqbal di gedung eks NTB Mall, Mataram. (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Bale Kita sebagai pusat promosi dan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mengutamakan kualitas, keaslian, dan daya saing. Bale Kita diresmikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia M. Iqbal di gedung eks NTB Mall, Mataram, Rabu (8/7).

Peresmian dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, pelaku UMKM, serta wisatawan mancanegara yang turut menyaksikan peluncuran pusat promosi produk unggulan daerah tersebut. Gubernur mengatakan, Bale Kita merupakan transformasi dari NTB Mall dengan konsep yang lebih profesional dan berpihak kepada pelaku UMKM.

Menurutnya, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama, tetapi penyempurnaan tata kelola, tata letak, dan sistem pengembangan produk lokal. “Ada upaya perbaikan dan penyempurnaan dari konsep-konsep yang lama. Disempurnakan, diperbaiki, dibuat tata letak dan tata kelola yang jauh lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh produk yang dipasarkan di Bale Kita merupakan hasil karya autentik para perajin NTB tanpa menghadirkan produk pabrikan. “Semua produknya autentik. Tidak ada produk pabrikan. Jadi semua kerajinan yang ditampilkan di sini langsung lahir dari tangan para perajin yang ada di NTB,” tegasnya.

Menurut Iqbal, setiap produk yang dipasarkan akan melalui proses kurasi untuk memastikan kualitas, identitas budaya, nilai artistik, dan keaslian tetap terjaga. Bale Kita juga diharapkan berkembang menjadi destinasi wisata budaya yang menghadirkan cerita di balik setiap produk, mulai dari asal-usul, filosofi, bahan baku, hingga proses pembuatannya.

Pemprov NTB juga tengah menyiapkan platform digital Bale Kita agar produk-produk UMKM yang telah lolos kurasi dapat dipasarkan lebih luas, sehingga pelaku usaha dari seluruh kabupaten dan kota di NTB memiliki akses yang sama menuju pasar nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB, Sinta Agathia M. Iqbal, menjelaskan nama Bale Kita dipilih untuk memperkuat identitas lokal. Bale dalam bahasa Sasak berarti rumah, yang diharapkan menjadi rumah bersama bagi seluruh perajin dan pelaku UMKM di NTB.

Ia menambahkan, seluruh produk akan diseleksi melalui proses kurasi yang objektif berdasarkan kualitas. Untuk memberikan kesempatan yang merata, Bale Kita menerapkan sistem rotasi produk di galeri, sementara produk yang belum dipajang tetap dipasarkan melalui platform digital.

Selain menjadi pusat promosi, Bale Kita juga akan memperkuat pendampingan UMKM melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga perluasan jejaring pemasaran. Dekranasda NTB juga menjalin kerja sama dengan InJourney untuk penyediaan paket produk UMKM di bandara serta melanjutkan kemitraan dengan jaringan ritel modern.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, Lalu Wiranata mengatakan, Bale Kita saat ini telah menampung sekitar 250 UMKM dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pengembangan platform digital.
Menurutnya, Bale Kita mengusung filosofi KITA, yakni Kreatif, Inovatif, Terbuka, dan Autentik, sebagai identitas baru pengembangan UMKM di Nusa Tenggara Barat.

Melalui Bale Kita, Pemprov NTB berharap mampu membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat, profesional, dan berdaya saing, sekaligus menjadi etalase resmi bagi produk-produk unggulan daerah untuk menembus pasar nasional hingga internasional. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.