KabarBaik.co, Bojonegoro – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Ahmad Alfa Roby Falahudin, 18, remaja asal Desa Kuncen, Padangan, yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo pada Selasa (23/6). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (24/6).
Korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian kecelakaan air (LKK) di wilayah Bengawan Solo, tepatnya di Desa Betet, Kecamatan Kasiman, dengan jarak sekitar 50 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan selama dua hari oleh Tim SAR Gabungan setelah menerima laporan kejadian dari warga setempat.
“Kami menerima informasi terkait adanya orang tenggelam pada Rabu pagi. Tim segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan. Setelah pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil, operasi dilanjutkan pada hari kedua dan korban berhasil ditemukan pada pukul 10.15 WIB,” ujar Heru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula pada Selasa (23/6) sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu korban diduga sedang berenang bersama seorang temannya di aliran Bengawan Solo. Namun, ketika berada di tengah sungai, korban diduga kehabisan napas hingga akhirnya tenggelam.
Setelah menerima laporan, personel BPBD Bojonegoro berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 08.40 WIB untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian pada hari pertama dilakukan di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan menyisir area sungai di sekitar lokasi korban tenggelam. Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
“Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” kata Heru. (*)






