2 Pos Polisi di Surabaya Dilempar Molotov, Satu Anggota Satlantas Luka di Tangan

oleh -171 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 16 at 10.12.14 AM
Kondisi korban pelemparan molotov yang masih dirawat (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya — Perkembangan terbaru dari dugaan pelemparan molotov ke 2 Pos polisi di Surabaya, terungkap bahwa satu anggota Satlantas Polrestabes Surabaya mengalami luka di bagian tangan akibat insiden tersebut. Pelemparan terjadi tak hanya di Pos Lantas Margorejo, melainkan juga di Pos Lantas Bundaran Waru (Cito).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Jules Abraham Abast membenarkan adanya dugaan pelemparan di dua pos polisi tersebut beserta adanya anggota yang terluka.

“Benar, saya telah menerima informasi terkait adanya kejadian tersebut. Anggota Polrestabes Surabaya saat ini telah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” ujar Jules.

Masih Dalami Jenis Benda dan Kronologi

Meski beredar informasi bahwa benda yang dilemparkan diduga berupa bom molotov, Polisi menyatakan belum dapat memastikan secara pasti jenis bendanya. Penyidik masih terus mengumpulkan bukti guna memverifikasi seluruh fakta sebelum menyimpulkan kronologi dan penyebab kejadian.

“Saat ini masih dilakukan pendalaman untuk memastikan kronologi, penyebab, serta fakta-fakta terkait kejadian tersebut. Jenis benda maupun penyebab belum dapat dipastikan. Kami tidak ingin berspekulasi sebelum ada fakta yang terverifikasi,” tegasnya.

Pihak kepolisian meminta masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dari penyidik guna menghindari penyebaran informasi yang belum tentu kebenarannya. Penyelidikan kedua peristiwa masih berlangsung hingga saat ini. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.