235 Koperasi Terdata di Kota Batu, Hanya 60-100 yang Masih Aktif

oleh -117 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 08 at 2.34.23 PM
Plt Kepala Diskumperindag Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Sebanyak 235 koperasi tercatat dalam sistem Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu hingga Juli 2026. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 60 hingga 100 koperasi yang masih menjalankan aktivitas organisasi dan usaha secara rutin.

Artinya, lebih dari separuh koperasi yang terdata di Kota Batu saat ini tidak lagi aktif menjalankan kegiatan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota Batu karena keberadaan koperasi diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi kerakyatan.

Plt Kepala Diskumperindag Kota Batu Dian Fachroni Kurniawan mengatakan sebagian besar koperasi yang tidak aktif bukan semata-mata disebabkan persoalan keuangan. Ada sejumlah indikator dasar perkoperasian yang tidak lagi dijalankan oleh pengurus.

Salah satunya adalah kewajiban melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin. Selain itu, perkembangan dan keberadaan anggota juga harus terus dipantau oleh pengurus koperasi.

“Mayoritas memang masih belum sehat. Belum sehat itu artinya prinsip koperasi mereka harus melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) secara rutin, kemudian anggota itu selalu terpantau terus ada perkembangan,” ujar Dian, Sabtu (8/7).

Menurut Dian, dari total 235 koperasi yang terinventarisasi, jumlah koperasi yang benar-benar konsisten menjalankan roda organisasi sekaligus kegiatan usaha masih sangat terbatas. Sebagian lainnya hanya masih tercatat secara administratif, tetapi tidak menunjukkan aktivitas nyata di lapangan.

Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi banyaknya koperasi yang telah berdiri sejak bertahun-tahun lalu. Seiring berjalannya waktu, sejumlah koperasi tersebut kehilangan aktivitas karena perkembangan anggota maupun keaktifan pengurus tidak lagi terpantau.

“Banyak dari koperasi tersebut didirikan pada masa lampau namun kini kehilangan pengawasan perkembangan anggotanya maupun keaktifan pengurus,” imbuhnya.

Koperasi yang tidak mendapatkan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan akhirnya mengalami kondisi mati suri. Pengurus tidak aktif, anggota tidak terpantau, dan RAT yang seharusnya menjadi forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota juga tidak dilaksanakan.

Menghadapi kondisi tersebut, Pemkot Batu melalui Diskumperindag kini menyiapkan langkah pembenahan. Pemerintah akan memprioritaskan reaktivasi koperasi yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan, sekaligus memperkuat tata kelola internal koperasi.

Dian menegaskan pelaksanaan RAT secara rutin menjadi salah satu indikator penting yang akan didorong dalam proses pembinaan. Melalui forum tersebut, anggota dapat mengetahui kondisi serta arah pengelolaan koperasi.

“Targetnya, setiap koperasi kembali rutin menggelar RAT sebagai forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Dengan RAT rutin dan transparansi pengelolaan usaha, anggota bisa tahu ke mana arah koperasinya. Ini penting agar kepercayaan anggota kembali tumbuh,” jelasnya.

Selain melakukan pembinaan, Diskumperindag juga akan melakukan pendataan ulang dan verifikasi lapangan terhadap 235 koperasi yang tercatat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah koperasi yang terdata benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Pemkot Batu berharap proses pembinaan dan verifikasi tersebut dapat meningkatkan jumlah koperasi yang aktif dan sehat. Dengan demikian, koperasi tidak sekadar menjadi badan usaha yang tercatat secara administratif, tetapi kembali menjalankan fungsi sebagai wadah ekonomi bersama bagi masyarakat.

Terlebih, perkembangan sektor UMKM dan pariwisata di Kota Batu dinilai membutuhkan dukungan kelembagaan ekonomi masyarakat yang kuat. Koperasi yang sehat dan aktif diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam memperkuat perekonomian kerakyatan di Kota Batu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.