KabarBaik.co, Malang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) terus menggencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha. Hingga kini, sebanyak 26 ribu ternak tercatat telah menerima vaksin.
Plt Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DPKH Kabupaten Malang, Lusia Endah Sukesi, mengatakan bahwa pemerintah pusat telah mengalokasikan sebanyak 32 ribu dosis vaksin PMK untuk Kabupaten Malang.
“Pelaksanaan vaksinasi terus kami lakukan. Sampai saat ini sudah ada 26 ribu dosis yang tervaksin, terutama untuk sapi potong dan sapi perah,” ujarnya, Sabtu (2/5).
Ia menjelaskan, distribusi vaksin dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada Februari 2026 dengan total 16 ribu dosis, disusul tahap kedua pada April 2026 dengan jumlah yang sama. Pada tahap kedua ini, proses vaksinasi masih berjalan. DPKH menerjunkan 16 tim vaksinasi yang tersebar di 33 kecamatan.
Masing-masing tim menangani dua hingga tiga kecamatan dan dilengkapi tenaga dokter hewan. “Setiap tim ada dokter hewannya, dan kami bagi menjadi 16 tim supaya vaksinasi bisa dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya. Vaksinasi difokuskan pada daerah dengan populasi sapi potong tinggi, seperti Kecamatan Wajak, Donomulyo, Kalipare, Karangploso, dan Kasembon.
Selain vaksinasi, DPKH juga meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak menjelang Idul Adha. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko penularan PMK yang cenderung meningkat pada momen tersebut. “Pada momen Iduladha, risiko penularan lebih tinggi. Karena itu kami melakukan pemantauan lalu lintas ternak melalui aplikasi yang bisa diakses petugas,” tambahnya.
Sementara itu, total populasi sapi potong di Kabupaten Malang mencapai sekitar 200 ribu ekor. Dengan jumlah vaksin yang terbatas, DPKH memprioritaskan vaksinasi pada wilayah kantong ternak guna memaksimalkan pengendalian penyebaran PMK. (*)








