3 Alasan Penting Kurangi Konsumsi Tepung Terigu Kata dr. Zaidul Akbar

oleh -387 Dilihat
epung terigu
Foto Freepik

KabarBaik.co- Tepung terigu merupakan bahan makanan yang sering digunakan dalam berbagai hidangan, seperti roti, kue, gorengan, dan mie. Namun, tahukah anda bahwa konsumsi tepung terigu yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan?

Menurut dr. Zaidul Akbar, seorang dokter dan pendakwah asal Indonesia, ada 3 alasan penting mengapa kita harus mulai mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi makanan yang menggunakan tepung terigu.

1. Tepung Terigu Miskin Serat dan Kaya Gula

Tepung terigu umumnya diolah dari gandum yang telah dihilangkan kulit dan embrionya. Hal ini menyebabkan tepung terigu kehilangan banyak serat dan nutrisi penting lainnya. Selain itu, tepung terigu juga mengandung karbohidrat tinggi yang mudah diubah menjadi gula dalam tubuh.

Konsumsi tepung terigu yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dan kolesterol jahat (LDL) dalam darah, yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan stroke.

2. Tepung Terigu Berpotensi Memicu Peradangan

Dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa tepung terigu dapat memicu peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit autoimun, pencernaan, dan bahkan kanker.

3. Tepung Terigu Berpengaruh pada Sistem Pencernaan

Tepung terigu yang diolah dari gandum utuh memang mengandung serat yang baik untuk pencernaan.

Namun, tepung terigu yang umumnya digunakan dalam masakan modern umumnya diolah dari gandum putih yang telah dihilangkan seratnya. Hal ini dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit, diare, dan kembung.

Tips Mengurangi Konsumsi Tepung Terigu:

Berikut beberapa tips untuk mengurangi konsumsi tepung terigu dan meningkatkan pola makan Anda:

1. Ganti Tepung Terigu dengan Alternatif Sehat:

  • Tepung Gandum Utuh: Kaya serat dan nutrisi, membantu pencernaan dan rasa kenyang lebih lama.
  • Tepung Almond: Rendah karbohidrat, tinggi protein dan lemak sehat, cocok untuk diet keto dan paleo.
  • Tepung Kelapa: Bebas gluten, tinggi serat dan lemak sehat, cocok untuk hidangan bebas gluten.
  • Tepung Singkong: Bebas gluten, mudah diolah, cocok untuk membuat kue dan roti.

2. Kurangi Makanan Olahan Bertepung Terigu:

  • Roti Putih: Ganti dengan roti gandum utuh, roti sourdough, atau roti bebas gluten.
  • Kue dan Biskuit: Kurangi konsumsi dan pilihlah camilan sehat seperti buah-buahan, yogurt, atau kacang-kacangan.
  • Gorengan: Hindari gorengan dan pilih metode memasak yang lebih sehat seperti merebus, mengukus, atau menumis.
  • Mie Instan: Ganti dengan mie gandum utuh atau buat mie sendiri dari bahan alami.

3. Konsumsi Lebih Banyak Buah dan Sayuran:

  • Buah dan sayur kaya serat, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh.
  • Serat membantu pencernaan, rasa kenyang, dan mengontrol kadar gula darah.
  • Konsumsi minimal 5 porsi buah dan sayur setiap hari.

4. Pilih Karbohidrat Kompleks:

  • Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, ubi jalar, dan quinoa lebih kaya serat dan nutrisi dibandingkan karbohidrat olahan seperti tepung terigu.
  • Karbohidrat kompleks membantu menjaga gula darah stabil dan memberikan energi yang tahan lama.

5. Masak Lebih Sering di Rumah:

  • Memasak di rumah memungkinkan Anda untuk mengontrol bahan-bahan dan menghindari makanan olahan yang tinggi tepung terigu.
  • Cobalah resep baru dengan tepung alternatif dan bahan-bahan sehat lainnya.
  • Ajak keluarga untuk memasak bersama dan ciptakan momen yang menyenangkan.

6. Baca Label Makanan dengan Cermat:

  • Perhatikan kandungan tepung terigu pada label makanan.
  • Pilih produk dengan kandungan tepung terigu yang rendah atau gunakan alternatif tepung yang lebih sehat.
  • Hindari makanan yang mengandung banyak gula tambahan dan lemak tidak sehat.

7. Konsultasikan dengan Ahli Gizi:

  • Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau ingin mendapatkan panduan pola makan yang lebih personal, konsultasikan dengan ahli gizi.
  • Ahli gizi dapat membantu Anda membuat rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

Dengan mengurangi konsumsi tepung terigu dan menerapkan pola makan yang lebih sehat, Anda dapat membantu meningkatkan kesehatan dan mencegah berbagai penyakit kronis.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Lilis Dewi


No More Posts Available.

No more pages to load.