56 Biksu Peserta IWFP Singgah di Banyuwangi, Disambut Tabur Bunga oleh Siswa

oleh -156 Dilihat
56 Biksu Peserta IWFP Singgah di Banyuwangi, Disambut Tabur Bunga oleh Siswa
56 Biksu Peserta IWFP Singgah di Banyuwangi

KabarBaik.co, Banyuwangi – Sebanyak 56 Biksu peserta Indonesia Walk For Peace (IWFP) singgah di Banyuwangi, Senin (11/5). Mereka merupakan para biksu yang sedang menjalani ritual jalan kaki (Thudong) dari Bali menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah.

Di Banyuwangi para biksu dari Thailand, Malaysia, Laos dan Indonesia ini, singgah di Klenteng Tik Liong Tian, Rogojampi, Banyuwangi. Di Klentent, para biksu beristirahat untuk beribadah dan makan siang sebelum melanjutkan perjalanan ke sejumlah vihara di Bumi Blambangan.

Selain itu, kedatangan para biksu ini disambut antusias. Anak-anak dan warga klenteng dengan menaburkan bunga di telapak kaki para biksu sebagai bentuk penghormatan. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga turut menyambut rombongan tersebut.

“Selamat datang di Banyuwangi bagi para Bhikkhu. Suatu kehormatan bagi kami karena Banyuwangi menjadi bagian dari perjalanan spiritual dan kemanusiaan ini,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, perjalanan spiritual para biksu Thudong membawa pesan tentang perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan di tengah keberagaman. Nilai-nilai tersebut menurutnya juga tumbuh dan dijaga di Banyuwangi, tempat berbagai suku, budaya, dan agama hidup berdampingan dalam semangat gotong royong.

“Di Banyuwangi, masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng hidup berdampingan. Keberagaman bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” ujar Ipuk.

Ipuk pun mengapresiasi para biksu dan panitia Indonesia Walk for Peace 2026 yang telah menginisiasi perjalanan damai tersebut. Ia berharap seluruh peserta diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran hingga tiba di Candi Borobudur.

Perjalanan spiritual yang dilakukan para biksu thudong akan berlangsung selama sekitar tiga pekan untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2025. Total jarak perjalanan menuju Borobudur mencapai sekitar 666 kilometer.

Ketua Panitia Klenteng Tik Liong Tian, Siswanto mengatakan, selama perjalanan para biksu akan singgah di sejumlah vihara dan tempat peribadatan yang telah disiapkan panitia di berbagai daerah.

Setelah dari Rogojampi, para biksu melanjutkan perjalanan menuju Vihara Jaya Manggala di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Di lokasi tersebut mereka akan beristirahat dan menginap sebelum melanjutkan perjalanan ke Pasuruan dan daerah lainnya yang dilewati.

Rata-rata para biksu menempuh perjalanan sekitar 30 kilometer setiap harinya. “Dari Tik Liong Tian ke Vihara Jaya Manggala jaraknya sekitar 30 kilometer,” ujar dia.

Salah satu biksu asal Indonesia, Bhante Jinavaro, 38, mengaku bersyukur dapat mengikuti perjalanan Thudong menuju Candi Borobudur. Meski harus menghadapi cuaca panas dan perjalanan panjang, ia tetap bersemangat menuntaskan ritual tersebut.

“Perjalanannya sangat bagus, walaupun banyak rintangan dan hambatan. Cuaca di Bali luar biasa panas dibandingkan di Pulau Jawa. Tapi kami tetap harus punya semangat supaya bisa sampai di Borobudur,” ujar Bhante Jinavaro.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.