58 Biksu dari 4 Negara Tiba di Kelenteng Hok Yoe Kiong Nganjuk

oleh -153 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 21 at 2.04.34 PM
Walk For Peace 2026 Nganjuk, Perjalanan prosesi ibadah para Bhante di Nganjuk (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Suasana khidmat dan penuh toleransi menyelimuti Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Yoe Kiong Sukomoro, Nganjuk. Sebanyak 58 Bhante (biksu) dari berbagai negara tiba di Nganjuk dalam rangkaian aksi jalan kaki religius bertajuk Indonesian Walk For Peace 2026.

Kedatangan para biksu ini dikawal ketat oleh berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk nyata indahnya keberagaman di Indonesia.

Ketua Panitia Indonesian Walk For Peace 2026 Nganjuk, Roy Sugiarto, menjelaskan bahwa aksi ini membawa pesan perdamaian yang sangat kuat ke panggung dunia.

“Hari ini kita mengawal para biksu, para Bhante dari Kelenteng Boen Bio menuju ke Nganjuk dengan temanya Indonesia World for Peacei,” ujar Roy, Kamis (21/5)

Para biksu yang mengikuti aksi jalan kaki ini datang dari empat negara di Asia Tenggara, yaitu Thailand, Laos, Malaysia, dan Indonesia. Dari total 58 biksu yang hadir, mayoritas merupakan rohaniwan dari luar negeri, sementara sebagian lainnya adalah biksu yang memang berdomisili di tanah air.

Mengenai komposisi para peserta, Roy Sugiarto merincikan bahwa rombongan ini terdiri dari perpaduan biksu lokal dan internasional.

“Dari Indonesia ada tiga. 50 Bhante dari luar negeri, 5 Bhante luar negeri yang sudah ada di Indonesia, dan 3 Bhante dari Indonesia,” urainya menambahkan.

Perjalanan jauh yang ditempuh dengan berjalan kaki tentu menguras fisik para biksu. Setibanya di Kelenteng Sukomoro, tim panitia langsung bergerak cepat memberikan perawatan intensif.

Sebanyak 9 orang tim medis dan 10 orang tim pijat dikerahkan untuk memeriksa kondisi fisik, terutama bagian kaki para Bhante yang mengalami luka akibat rute panjang yang mereka lalui.

Pihak panitia memastikan pelayanan medis diberikan secara maksimal agar para biksu bisa segera memulihkan stamina mereka.

“Ini lagi bekerja semua untuk kaki-kaki Bhante yang ada yang terkena paku dan lain-lain, ini lagi kita rawat semua. Kita usahakan semaksimal mungkin” tutur Roy mengenai kondisi kesehatan para biksu.

Setelah transit dan beristirahat di Nganjuk, rombongan dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan spiritual mereka menuju titik akhir. Rute long march ini akan resmi berakhir di Magelang, Jawa Tengah, tepat pada tanggal 28 Mei mendatang untuk merayakan puncak Hari Raya Waisak di Candi Borobudur.

Sebelum meninggalkan Nganjuk, para biksu diagendakan untuk mengikuti prosesi pelepasan resmi yang melibatkan jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

“Hari ini kita akan berangkat dari Kelenteng Sukomoro menuju ke pendopo untuk pelepasan oleh Bapak Bupati dan jajaran,” pungkas Roy. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.