KabarBaik.co, Mojokerto – Sebanyak 76 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Mojokerto resmi memulai pendidikan dan pelatihan (Diklat) bertajuk Tantingan Desa Bahagia di Gelora A. Yani, Senin (3/8).
Pelatihan tersebut menjadi tahapan awal sebelum para Capaska mengikuti pemusatan diklat hingga 16 Agustus 2026. Mereka dipersiapkan untuk mengemban tugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita mengatakan, para peserta yang lolos seleksi merupakan putra-putri terbaik Kota Mojokerto. Selain 76 Capaska tingkat kota, dua pelajar juga akan mewakili Kota Mojokerto sebagai calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Sebanyak 76 anak-anak dari 18 SMA se-Kota Mojokerto berhasil lolos melalui proses seleksi untuk menjadi calon Paskibraka Kota Mojokerto tahun 2026. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ning Ita.
Menurutnya, seleksi Paskibraka tidak hanya bertujuan memilih petugas pengibar bendera. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Menjadi calon Paskibraka berarti telah melalui proses seleksi yang ketat dan berhasil bersaing dengan banyak teman sebaya. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk terus belajar, menempa diri, dan meningkatkan kualitas diri,” pesannya.
Ning Ita berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Sebab, nilai-nilai yang diperoleh selama diklat diyakini akan menjadi bekal penting dalam kehidupan, tidak hanya saat bertugas sebagai Paskibraka.
“Saya yakin proses ini bukan hanya mempersiapkan diri menjadi Paskibraka. Disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan yang dibangun selama pelatihan akan menjadi bekal yang sangat bermanfaat dalam kehidupan kalian ke depan,” tuturnya.
Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap para calon Paskibraka mampu menjalankan tugas pengibaran Bendera Merah Putih dengan baik sekaligus tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.






