Adik Dwi Putranto Kembali Pimpin Kadin Jatim, Fokus Tingkatkan Produktivitas dan Lapangan Kerja

oleh -76 Dilihat
IMG 20250211 WA0001 scaled
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto Usai terpilih kembali untuk periode 2025-2030.

KabarBaik.co – Adik Dwi Putranto (ADP) kembali dipercaya sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur untuk periode 2025-2030. Pemilihan dilakukan secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-VIII Kadin Jatim yang berlangsung di Shangri-La Hotel Surabaya, Senin Malam (10/2).

Muprov ini dihadiri 134 peserta dari Kadin kabupaten/kota serta 20 asosiasi anggota luar biasa Kadin Jatim. Turut hadir Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie, Anggota DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti, serta sejumlah tokoh lainnya.

Dalam sambutannya, Adik menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan. “Ini adalah amanah besar yang akan kami jalankan sebaik-baiknya,” ujar Adik.

Ia menegaskan bahwa Kadin Jatim akan terus menjadi mitra strategis pemerintah, dengan fokus pada dua hal utama: peningkatan produktivitas ekonomi dan ketersediaan lapangan kerja.

“Kedua poin ini terlihat sederhana, tetapi tantangannya berat. Apalagi di tengah kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil,” katanya.

Adik menjelaskan, peningkatan produktivitas akan dilakukan melalui pengembangan kompetensi di berbagai sektor, termasuk ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan menjadi prioritas, terutama dengan melibatkan tenaga penyuluh yang kompeten untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang metode tanam, penggunaan pupuk, hingga perawatan tanaman,” paparnya.

Di sisi lain, peningkatan kompetensi tenaga kerja juga menjadi perhatian utama. “Investor selalu menanyakan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten. Oleh karena itu, kami akan fokus pada upskilling dan reskilling tenaga kerja, termasuk bagi lulusan yang belum terserap pasar kerja,” tambahnya.

Selain itu, Kadin Jatim juga akan mendorong sinergi dengan pemerintah untuk menarik lebih banyak investasi. “Kita memiliki banyak kawasan industri yang potensial. Promosi baik di dalam maupun luar negeri akan terus kami lakukan,” ujar Adik.

Untuk mendukung UMKM, Kadin Jatim mengandalkan Rumah Kurasi dan Rumah Vokasi yang berperan dalam meningkatkan kualitas produk serta kompetensi sumber daya manusia. “Target kami, dalam lima tahun ke depan, separuh dari Kadin kabupaten/kota sudah memiliki dua lembaga ini,” tegasnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengapresiasi peran strategis Jawa Timur sebagai barometer ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur diproyeksikan mencapai 5,2% pada 2024, dengan PDRB sebesar Rp3.150 triliun. Angka ini menunjukkan potensi besar provinsi ini,” kata Anindya.

Namun, ia juga mengingatkan tentang tantangan yang perlu dihadapi, seperti menjaga daya tahan konsumsi domestik dan meningkatkan investasi.

“Optimisme harus terus dijaga agar Jawa Timur tetap menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia,” imbuhnya.

Dalam Muprov ke-VIII, dibahas sembilan pokok pikiran strategis. Dua di antaranya adalah:

• Penguatan Peran Kadin Jatim: Sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi dalam pengembangan ekonomi daerah.

• Dorongan Regulasi Kadin: Mendesak pemerintah segera menerbitkan peraturan pelaksanaan UU No. 1 Tahun 1987 tentang Kadin untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah dunia usaha.

Melalui kepemimpinan baru, Kadin Jatim berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Jawa Timur.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.