Alvi yang Bunuh dan Mutilasi Tiara Pernah Jadi Tukang Jagal

oleh -269 Dilihat
WhatsApp Image 2025 09 08 at 11.01.01 AM
Polisi saat merilis kasus mutilasi Pacet

KabarBaik.co – Alvi Maulana, 24, memutilasi kekasihanya sendiri, Tiara Angelina Saraswati, 25, menjadi ratusan potongan kecil. Dari mana keterampilan memotong Alvi didapatkan hingga begitu cepat memutilasi tubuh Tiara.

Keterampilan Alvi memotong tubuh Tiara menjadi ratusan potongan diduga berasal dari salah satu pekerjaan sebagai tukang jagal. Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto mengonfirmasi bahwa Alvi pernah bekerja sebagai tukang jagal hewan pada momen-momen tertentu.

“Bahwasanya yang bersangkutan pernah bekerja sebagai tukang jagal, jagal hewan,” kata Ihram saat konferensi pers, Senin (8/9).

Alvi memutilasi Tiara menggunakan berbagai senjata tajam, kemudian membuang sebagian besar potongan tubuh Tiara di hutan Pacet. Sebagian lainnya disimpan di indekos.

Berdasarkan keterangan warga setempat, sehari-hari Alvi bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol).

Tiara diketahui merupakan perempuan berusia 25 tahun kelahiran Pacitan yang tinggal di Made Lamongan. Berdasarkan KTP, status Tiara masih sebagai pelajar/mahasiswa, meskipun faktanya ia sudah lulus dari Universitas Trunojoyo Madura.

Alvi dan Tiara diketahui memiliki hubungan asmara dan tinggal satu atap di sebuah kos di Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Motif pembunuhan ini karena Alvi merasa hubungan mereka rumit. Alvi juga merasa sakit hati dengan sikap korban selama berhubungan.

Potongan tubuh korban pertama kali ditemukan warga di semak-semak kawasan Pacet pada Sabtu (6/9) sekitar pukul 10.40 WIB.

Atas perbuatannya, Alvi kini dijerat Pasal 338 dan/atau 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal mati. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.