KabarBaik.co, Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua hari berturut-turut, 14 hingga 15 Mei 2026. Fokus utama prakiraan cuaca kali ini adalah potensi angin kencang disertai hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
Pada 14 Mei 2026, BMKG mencatat potensi angin kencang terjadi di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Dompu, dan Bima.
Kondisi tersebut diperkirakan dapat memicu pohon tumbang, kerusakan ringan pada bangunan dan baliho, hingga gangguan aktivitas pelayaran nelayan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terutama saat beraktivitas di luar rumah.
Pengendara roda dua diimbau berhati-hati saat melintas di jalur terbuka karena hembusan angin diperkirakan cukup kuat pada siang hingga malam hari. Warga yang tinggal di sekitar pohon besar, papan reklame, maupun bangunan semi permanen juga diminta mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
BMKG turut meminta nelayan dan pelaku transportasi laut memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas pelayaran.
Sementara itu, pada 15 Mei 2026, BMKG kembali memperbarui peringatan dini cuaca di NTB. Dalam pembaruan tersebut, Kabupaten Lombok Tengah menjadi wilayah yang secara khusus masuk kategori peringatan dini angin kencang.
BMKG menilai kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dengan ancaman pohon tumbang, atap rumah rusak, baliho roboh, hingga gangguan penerbangan dan pelayaran akibat hembusan angin yang cukup kuat.
Selain ancaman angin kencang, BMKG juga mengeluarkan status waspada hujan sedang hingga lebat untuk wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Dompu.
Dengan keluarnya peringatan cuaca selama dua hari berturut-turut, masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca terbaru dan mengurangi aktivitas luar ruangan saat hujan lebat maupun angin kencang terjadi.(*)






