KabarBaik.co, Sidoarjo – Hujan yang turun tak begitu lebat siang itu berubah menjadi momen menegangkan bagi Supriatin, warga Desa Durung Banjar RT 06 RW 02, Candi, Sidoarjo. Sekitar pukul 14.00 WIB Minggu (8/2) kemarin, angin kencang disertai guntur menerjang kawasan tersebut dan merobohkan bangunan kosong di samping rumahnya.
Saat kejadian, Supriatin tengah menemani cucunya belajar di dalam rumah. Tiba-tiba suara gemuruh terdengar keras, disusul runtuhnya material bangunan dari sebelah rumah yang menimpa bagian atap. Plafon kamar dan area musala pun jebol akibat genting yang berjatuhan.
“Waktu itu saya dan mantu saya lagi sama putu saya, sedang belajar. Tiba-tiba terdengar suara keras sekali. Ternyata bangunan kosong di samping roboh,” tutur Supriatin. Senin (9/2).
Sang cucu yang berada di dalam kamar langsung ditarik sang ibu untuk diselamatkan. Bocah itu menangis histeris, kaget dan ketakutan melihat atap yang berada dalam kamar ambruk seketika.
“Cucu saya langsung menjerit, nangis ketakutan. Untungnya tidak sampai tertimpa,” ujarnya.
Meski hujan tidak terlalu deras, angin yang bertiup sangat kencang menjadi penyebab utama robohnya bangunan kosong tersebut. Material yang ambruk menimpa atap rumah hingga merusak plafon dan genting.
Beruntung tidak ada korban luka dalam peristiwa itu. Namun kerusakan membuat keluarga tersebut harus menutup sementara bagian atap yang jebol agar tidak semakin parah jika hujan kembali turun.
Supriatin mengaku telah menerima bantuan darurat dari BPBD Sidoarjo. “Alhamdulillah dapat bantuan terpal satu unit untuk penutup atap sementara,” Pungkasnya.
Kini, ia hanya berharap cuaca segera bersahabat agar keluarganya bisa kembali merasa aman di dalam rumah.(*)








