KabarBaik.co, Nganjuk – Kegiatan Latihan Kerja (Latja) Siswa Bintara Polri kemampuan Brimob Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polres Nganjuk resmi ditutup. Upacara penutupan di Lapangan Apel Polres Nganjuk berlangsung khidmat dan penuh rasa haru.
Upacara tersebut menandai berakhirnya masa pengenalan tugas dan pengabdian sebelum mereka ditempatkan secara nyata.
“Semua siswa telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan kerja di Polres Nganjuk dengan sangat baik. Kami berharap para siswa mendapatkan pelajaran berharga secara langsung, baik melalui observasi maupun penyampaian materi selama pelaksanaan Latja,” ujar Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Jumat (8/5).
Selama berlangsungnya kegiatan, para siswa telah dibekali beragam ilmu praktis dan teknis kepolisian. Materi yang diberikan mencakup pembelajaran di lapangan, observasi langsung pelaksanaan tugas, hingga wawasan dari setiap fungsi yang ada di lingkungan Polres. Segama proses berjalan, seluruh peserta dinilai mampu menjalankan tugas dengan kedisiplinan tinggi, sikap tertib, serta rasa tanggung jawab yang patut diapresiasi.
“Ambil contoh yang baik dari senior dan para pembimbing, tinggalkan hal-hal yang kurang baik. Jadilah polisi yang mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta bekerja dengan ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Pesan moral dan etika yang disampaikan Kapolres ini menjadi bekal utama dalam pembentukan karakter calon anggota Polri. Pengalaman dan ilmu yang didapat selama mengikuti Latja diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai luhur, mulai dari kedisiplinan, etika bertindak, hingga profesionalisme dalam bertugas.
Penutupan kegiatan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan titik awal kesiapan mental dan fisik mereka untuk terjun mengabdi secara nyata di tengah masyarakat. Ke depannya, para siswa ini diharapkan tumbuh menjadi Bhayangkara penerus yang tangguh, berintegritas, dan selalu siap menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di manapun mereka bertugas. (*)






