KabarBaik.co, Nganjuk– Pemkab Nganjuk resmi menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kepatuhan atas pengelolaan serta pertanggungjawaban penerimaan dan pengeluaran dana bantuan keuangan partai politik bersumber APBD Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pemkab, perwakilan parpol penerima bantuan, dan pihak terkait lainnya, sebagai bukti nyata komitmen mewujudkan pemerintahan yang transparan dan patuh aturan.
“Dana bantuan partai politik ini harus digunakan sebaik-baiknya, terutama untuk pendidikan politik kepada para pengurus maupun masyarakat. Dengan pendidikan politik yang baik, maka kualitas demokrasi juga akan semakin meningkat,” ujar Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, atau yang akrab disapa Kang Marhaen, Jumat (8/5)
Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran yang disalurkan dikelola secara tertib administrasi, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Bupati menegaskan, bantuan keuangan yang diberikan pemerintah bukan sekadar dukungan operasional semata, melainkan memiliki makna strategis sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan pendidikan politik di kalangan masyarakat luas.
“Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara hati-hati dan terbuka. Jangan sampai ada persoalan administrasi yang justru dapat menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya.
Kang Marhaen mengingatkan seluruh pengurus partai politik untuk senantiasa menjaga komitmen internal dalam hal pengelolaan keuangan.
“Kepatuhan terhadap aturan dan keterbukaan dalam laporan keuangan menjadi kunci utama guna menjaga kepercayaan publik, baik terhadap partai politik itu sendiri maupun terhadap pemerintah daerah yang menyalurkan dana tersebut.” Jelasnya
Menurutnya, setiap partai penerima bantuan wajib menyusun laporan pertanggungjawaban yang benar, lengkap, dan sesuai aturan.
“Hal ini penting agar tidak timbul permasalahan hukum atau administrasi di masa mendatang yang justru akan merusak citra lembaga politik maupun pemerintah.” Tandasnya
Melalui penyerahan LHP ini, Pemkab Nganjuk berharap seluruh parpol dapat terus meningkatkan kedisiplinan administrasi, profesionalitas kelembagaan, serta memperkuat fungsi utama mereka sebagai sarana pendidikan politik bagi warga.
“Di samping sebagai alat evaluasi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat sinergi antara pemerintah dan partai politik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta sistem demokrasi yang sehat,” pungkas Kang Marhaen. (*)






