Armada KRD Masuk Masa Perawatan Besar, KAI Commuter Area 8 Surabaya Alihkan Rangkaian ke Kereta Ekonomi K3

oleh -134 Dilihat
Kai daop 8
KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD menjadi rangkaian kereta yang ditarik oleh lokomotif dengan formasi Kereta Ekonomi (K3).

KabarBaik.co, Surabaya – KAI Commuter Area 8 Surabaya melakukan langkah adaptif demi memastikan kelancaran mobilitas masyarakat. Mulai Mei 2026, manajemen melakukan penyesuaian rangkaian sarana pada beberapa rute layanan Commuter Line Jenggala dan Commuter Line Arjonegoro. Langkah ini sekaligus menjadi strategi untuk mendongkrak kapasitas angkut penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa penyesuaian operasional ini diberlakukan sementara waktu. Hal tersebut dilakukan karena armada Kereta Rel Diesel (KRD) yang biasa beroperasi tengah memasuki masa perawatan besar atau konservasi.

“Agar mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan optimal selama proses perawatan berlangsung, KAI Commuter Area 8 Surabaya mengalihkan rangkaian KRD menjadi rangkaian kereta yang ditarik oleh lokomotif dengan formasi Kereta Ekonomi (K3),” ujar Karina, Sabtu (23/5).

Perubahan armada ini diterapkan pada Commuter Line Jenggala (relasi Babat/Indro – Surabaya/Mojokerto/Sidoarjo) dan Commuter Line Arjonegoro (relasi Bojonegoro/Babat – Surabaya/Sidoarjo).

Menariknya, pengalihan ke Kereta Ekonomi (K3) ini justru membawa dampak positif langsung bagi pengguna. Salah satunya adalah lonjakan drastis pada kapasitas tempat duduk. Jika sarana KRD sebelumnya (KRDI) hanya menyediakan 64 tempat duduk per kereta, maka Kereta Ekonomi K3 pengganti ini mampu menampung hingga 106 tempat duduk per kereta.

Selain kapasitas yang lebih longgar, setiap kereta pada rangkaian Ekonomi K3 ini juga sudah dilengkapi dengan fasilitas toilet. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang selama di perjalanan.

Meski ada perubahan formasi sarana, Karina menegaskan bahwa sistem penjualan tiket tidak mengalami perubahan dan tetap mengikuti ketentuan eksisting. Kuota penjualan tiket untuk Commuter Line Arjonegoro diatur sebesar 120 persen dari kapasitas tempat duduk, sedangkan untuk Commuter Line Jenggala dipatok sebesar 150 persen.

“Dengan jumlah tempat duduk yang lebih banyak, kami berharap langkah ini mampu mengakomodasi tingginya minat masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengguna layanan Commuter Line,” tambah Karina.

KAI Commuter memastikan bahwa proses perawatan besar pada armada KRD dilakukan secara terukur dan penuh ketelitian. Hal ini krusial dilakukan demi menjamin seluruh aspek teknis, seperti sistem pengereman, benar-benar aman sebelum armada tersebut nantinya siap beroperasi penuh kembali.

Menutup keterangannya, KAI Commuter mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka dengan matang. Pengguna disarankan memesan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI yang sudah bisa diakses sejak H-7 keberangkatan.

“Kami juga mengingatkan para pengguna untuk senantiasa menjaga barang bawaan masing-masing dan selalu mendampingi putra-putrinya selama dalam perjalanan,” pungkas Karina.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.