KabarBaik.co, Mojokerto — Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Mojokerto saat arus balik Lebaran 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat, pada 25 Maret 2026 jumlah penumpang mencapai 2.247 orang.
Dari total tersebut, sebanyak 1.008 penumpang tercatat berangkat, sementara 1.239 penumpang tiba di Stasiun Mojokerto.
Sebagai perbandingan, puncak arus mudik sebelumnya terjadi pada 19 Maret 2026 dengan jumlah 2.073 penumpang. Rinciannya, 1.252 penumpang berangkat dan 821 penumpang datang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan selama masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Mojokerto melayani puluhan perjalanan kereta api setiap hari.
“Setiap harinya terdapat 32 perjalanan kereta api jarak jauh, terdiri dari 28 perjalanan reguler dan 4 perjalanan tambahan,” ujar Mahendro, Jumat (27/3).
Ia menambahkan jumlah penumpang masih fluktuatif. Berdasarkan data sementara pada Kamis (26/3), tercatat sebanyak 1.980 penumpang menggunakan layanan kereta api di Stasiun Mojokerto. Jumlah itu terdiri dari 712 penumpang berangkat dan 1.268 penumpang datang.
Menurut Mahendro, angka tersebut masih berpotensi bertambah seiring adanya jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta hingga malam hari.
Selama periode Angkutan Lebaran 11–26 Maret 2026, total penumpang yang dilayani di Stasiun Mojokerto mencapai 26.643 orang. Dari jumlah tersebut, 13.724 penumpang berangkat dan 12.919 penumpang datang.
Secara keseluruhan, selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, jumlah penumpang di Stasiun Mojokerto diperkirakan mencapai 33.000 orang. Rinciannya, 16.635 penumpang berangkat dan 16.365 penumpang tiba.
Untuk memastikan kelancaran perjalanan, KAI mengimbau masyarakat datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan.
Selain itu, penumpang juga diminta melakukan perjalanan sesuai relasi pada tiket dan tidak melebihi tujuan perjalanan, demi menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama. (*)








