Awan Tak Beranjak, Hujan Terus Guyur Jawa Timur di Penghujung April

oleh -211 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 25 at 9.13.30 AM
Jalan Gajah Mada Sidoarjo diguyur hujan (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Di ujung bulan April yang seharusnya mulai didominasi terik matahari, justru langit di Jawa Timur masih diselimuti mendung sejak pagi. Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda pada Kamis (30/4), hujan ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur berbagai wilayah sepanjang hari.

Sejumlah daerah seperti Bangkalan, Blitar, Kediri, hingga Lamongan diprediksi mengalami hujan ringan sejak menjelang siang hingga sore hari. Kondisi ini menunjukkan pola cuaca yang belum sepenuhnya beralih ke musim kemarau, meski kalender sudah memasuki akhir April.

Di wilayah perkotaan, termasuk Surabaya, cuaca cenderung berawan sejak pagi dengan potensi hujan ringan pada siang hingga sore hari. Suhu udara berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, mencapai lebih dari 90 persen.

Sementara itu, hujan dengan intensitas lebih tinggi terpantau berpotensi terjadi di wilayah Ngawi pada siang hingga sore hari. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko genangan hingga gangguan aktivitas masyarakat.

Beberapa daerah lain seperti Banyuwangi, Gresik, dan Jember relatif didominasi cuaca berawan sepanjang hari, meski tetap terdapat peluang hujan ringan di waktu-waktu tertentu. Angin umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan bervariasi.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa masa pancaroba di Jawa Timur masih berlangsung. Peralihan musim yang belum stabil menyebabkan pembentukan awan hujan masih cukup intens, terutama pada siang hingga sore hari.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup cepat. Selain membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas, warga juga perlu mengantisipasi potensi penyakit akibat cuaca lembap serta gangguan perjalanan.

Dengan kondisi ini, akhir April di Jawa Timur belum sepenuhnya menghadirkan cuaca cerah khas musim kemarau, melainkan masih diwarnai hujan yang datang silih berganti di berbagai wilayah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.