Ban Pecah, Pikap Muatan Kacang Merah Terguling di Tol Sidoarjo-Waru

oleh -141 Dilihat
Pikap bermuatan kacang merah terguling di Tol Sidoarjo-Waru. (Ist/dok PJR Jatim 2)
Pikap bermuatan kacang merah terguling di Tol Sidoarjo-Waru. (Ist/dok PJR Jatim 2)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Arus lalu lintas di ruas Tol Sidoarjo arah Waru mendadak tersendat pada Selasa (18/8) pagi. Sebuah pikap terguling di KM 749/B sekitar pukul 06.40 WIB, tepat ketika volume kendaraan meningkat akibat aktivitas masyarakat menuju tempat kerja.

Kabar yang dihimpun, kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi setelah ban kendaraan mengalami pecah. Pikap yang membawa muatan kacang merah itu kemudian kehilangan kendali hingga terguling di tengah ruas tol.

Kanit Jatim 2 AKP Mulyani membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, posisi kendaraan yang terguling sempat menghambat arus lalu lintas karena terjadi pada jam sibuk pagi hari.

“Benar, ada kecelakaan tunggal di KM 749/B Sidoarjo arah Waru, bermuatan kacang merah. Sempat membuat macet karena peristiwa tersebut terjadi saat jam padat,” ujar Mulyani kepada KabarBaik.co.

Pikap bernopol P-8150-AI tersebut dikemudikan Adi, warga asal Pamekasan. Meski kendaraan terguling dan sempat mengganggu kelancaran arus, kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan kendaraan derek Jasa Marga. Setelah pikap berhasil dipindahkan dari badan jalan, arus kendaraan di ruas tol Sidoarjo arah Waru kembali berangsur lancar.

Dalam kecelakaan tersebut tidak ada laporan korban jiwa. Pengendara yang melintas diimbau tetap berhati-hati terutama saat melintasi ruas tol pada jam sibuk serta mengecek kendaraan saat hendak berpergian.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.