KabarBaik.co – Kondisi Sekolah Dasar Negeri Plosognuk 1 di Perak, Jombang, memprihatinkan. Atap dan gentengnya banyak yang rusak dan ambrol. Bahkan ada satu ruang kelas yang ambruk.
Namun itu tak menyurutkan semangat para siswa untuk terus belajar meski harus beratapkan langit. Aktivitas belajar mengajar di SDN Plosogenuk 1 tetap berlangsung meski tiga ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan, salah satunya tergolong parah.
Untuk sementara, para siswa harus belajar di luar ruangan, termasuk di area parkir, ruang UKS, dan perpustakaan.
Kepala SDN Plosogenuk 1 Lusi Dian Winari mengatakan langkah tersebut terpaksa diambil demi keselamatan siswa, terutama menjelang musim hujan.
“Kondisi gedung kami sudah rusak parah. Atap dan genteng banyak yang ambrol, kusen-kusen keropos, bahkan ada satu ruang kelas yang sudah benar-benar ambruk. Jadi kami putuskan memindahkan anak-anak ke tempat yang lebih aman,” ujar Lusi dalam keteranganya, Sabtu (8/11).
Dari total 157 siswa, sekitar 60 anak terdampak langsung karena ruang kelas mereka tidak bisa digunakan. Meski harus belajar di tempat seadanya, semangat para siswa tetap tinggi.

“Saya sempat tanya ke anak-anak, sebagian justru senang karena belajar di ruang terbuka terasa lebih segar. Tapi ada juga yang malu karena posisinya terlihat banyak orang,” tambah Lusi.
Pihak sekolah telah mengajukan permohonan rehabilitasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Respons dari pemerintah daerah disebut cukup cepat dan positif.
“Alhamdulillah, dari Dinas Pendidikan langsung turun ke lokasi. Ibu Kepala Dinas datang bersama Bapak Sekretaris Daerah. Insyaallah rehab segera direalisasikan,” jelasnya.
Meski belum ada jadwal pasti, Lusi berharap perbaikan gedung segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar kembali normal.
“Dari hasil survei kemarin katanya segera. Jadi kalau sudah siap digunakan, tentu anak-anak akan langsung kami pindah kembali ke kelas,” pungkasnya. (*)








