Bawa Tari Topeng Malangan, 38 Pramuka Kota Malang Wakili Jatim di Jamnas XII

oleh -95 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 10 at 1.09.46 PM
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memberangkatkan kontingen Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang dalam Jamnas XII di Cibubur (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Tari Topeng Malangan bakal menjadi salah satu identitas budaya yang dibawa kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang dalam Jambore Nasional (Jamnas) XII di Cibubur, Jakarta Timur.

Sebanyak 38 anggota Pramuka Kota Malang resmi dilepas untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung hingga 20 Agustus 2026 tersebut. Mereka terpilih untuk mewakili Jawa Timur dalam ajang nasional bagi anggota Pramuka Penggalang.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan keikutsertaan kontingen Kota Malang menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi seni dan budaya daerah kepada peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Selain Tari Topeng Malangan, kontingen juga akan membawa berbagai produk kerajinan tangan dan produk UMKM Kota Malang untuk ditampilkan melalui stan daerah.

“Banyak yang ditonjolkan, ada Tari Topeng Malangan. Memang Kwarcab Kota Malang dianggap layak, baik dari segi kemampuan, keterampilan, dan juga pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang selama ini dilakukan,” kata Wahyu, Senin (10/8), di halaman Balaikota Malang.

Menurut Wahyu, karakter dan cerita yang terkandung dalam Topeng Malangan dinilai memiliki keterkaitan dengan semangat Jawa Timur melalui visi Gerbang Baru Nusantara. Karena itu, penampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mengenalkan budaya lokal di tingkat nasional.

Ia juga berpesan agar seluruh anggota kontingen mampu menunjukkan keterampilan terbaik sekaligus menjaga nama baik Kota Malang dan Jawa Timur selama mengikuti Jamnas.

“Ini kan kita tidak bersaing, tetapi namanya Jambore Nasional kita berkumpul bersama, menjalin kebersamaan, solidaritas. Tapi ada kemampuan-kemampuan yang diberikan dan tentunya juga akan ditunjukkan terkait dengan keterampilan yang mereka miliki,” ujarnya.

Sementara, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang Ginanjar Yoni Wardoyo menjelaskan, para peserta telah mendapatkan pembinaan secara bertahap dan berkelanjutan sebelum diberangkatkan.

Ia menyebutkan, pembinaan melibatkan tim Pelatih Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang (Pusdiklatcab) Witaraga serta pembina dan pelatih lainnya.

Selain kemampuan teknis kepramukaan, peserta juga dibekali keterampilan kesenian tradisional, pendidikan karakter, nasionalisme, kreativitas, hingga kemandirian. Pembekalan tersebut dinilai penting karena para peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas yang cukup panjang.

“Jadi kan di sana panjang agendanya, harus bisa mandiri karena di sana juga akan banyak kegiatan yang harus diikuti,” tutur Ginanjar.

Sebanyak 38 anggota tersebut terdiri atas pimpinan kontingen putra dan putri masing-masing satu orang, pembina pendamping putra dan putri masing-masing dua orang, serta 16 peserta didik putra dan 16 peserta didik putri.

Mereka berasal dari sejumlah sekolah di Kota Malang, di antaranya SMPN 3, SMPN 4, SMPN 15, SMPN 16, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 21, SMPN 28, MTsN 1, MTsN 2, SMP Brawijaya Smart School, SMP Insan Amanah, SMP Sabilillah, SMP IT As-Salam, SMP IT Insan Permata, serta MTs Al-Hayat Islamiyah.

Ginanjar menyatakan, jika proses seleksi dilakukan cukup panjang dan ketat. Tidak hanya kemampuan peserta yang menjadi pertimbangan, tetapi juga melibatkan faktor dukungan orang tua, gugus depan, hingga unit pendidikan.

“Pertama tentunya adalah kecakapan. Kemudian bagaimana kreativitas, kemandirian, skill teknik kepramukaannya. Juga dari sikap, budi pekerti, karakter, itu yang paling penting,” jelasnya.

Dengan bekal tersebut, kontingen Kota Malang diharapkan tidak sekadar mengikuti seluruh rangkaian Jamnas, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam membangun kerja sama, menghargai perbedaan, memimpin maupun dipimpin, serta menyelesaikan persoalan secara mandiri.

“Seluruh kontingen di Jambore Nasional ke-12 Cibubur akan belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, memimpin dan dipimpin, menyelesaikan masalah, dan belajar menjadi manusia Indonesia yang sesungguhnya,” pungkas Ginanjar. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.