2.000 Atlet Pencak Silat Ramaikan Malang Championship 6 Piala Walkot-Kemenbud

oleh -46 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 26 at 7.12.24 AM
Kejuaraan pencak silat saat dibuka Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Sebanyak 2.000 atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia memadati GOR Ken Arok, Kota Malang, dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bertajuk Malang Championship 6. Kejuaraan yang berlangsung pada 25-26 Juli 2026 ini kembali menjadi salah satu event pembinaan pencak silat terbesar di Jawa Timur.

Ribuan peserta berasal dari berbagai perguruan pencak silat, sekolah, hingga kontingen kabupaten dan kota dari dalam maupun luar Jawa Timur. Tingginya antusiasme peserta menjadikan Malang Championship 6 bukan hanya sebagai arena perebutan prestasi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan antarpesilat sekaligus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia.

Kejuaraan dibuka langsung, Sabtu (25/7), oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur sekaligus Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono. Hadir pula Ketua IPSI Kota Malang dr. Andi Ardianto, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, wasit, juri, pelatih, ofisial, atlet, serta orang tua peserta.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan kejuaraan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, setiap pertandingan menjadi tolok ukur hasil latihan sekaligus bahan evaluasi bagi atlet maupun pelatih untuk meningkatkan prestasi.

“Para atlet selama ini telah berlatih dengan disiplin dan penuh semangat. Hari ini adalah saatnya mereka membuktikan kemampuan yang dimiliki. Dari pertandingan seperti inilah kita dapat mengetahui kelebihan maupun kekurangan yang nantinya menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Ia berharap para atlet yang tampil di Malang Championship 6 mampu menjadikan pengalaman bertanding sebagai modal untuk bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Selain memburu prestasi, Wahyu menegaskan pencak silat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai sportivitas, disiplin, keberanian, tanggung jawab, dan saling menghormati menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari olahraga bela diri asli Indonesia tersebut.

Pemkot Malang, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi, termasuk pencak silat, agar semakin banyak atlet berprestasi lahir dari Kota Malang.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, menilai jumlah peserta yang mencapai sekitar 2.000 atlet menunjukkan pencak silat semakin diminati masyarakat. Menurutnya, Malang Championship telah berkembang menjadi salah satu kejuaraan bergengsi yang mampu mempertemukan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kejuaraan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan prestasi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarperguruan dan antarkontingen dari seluruh Indonesia. Semangat persaudaraan inilah yang menjadi kekuatan pencak silat Indonesia,” tegasnya.

Bambang menambahkan penyelenggaraan Malang Championship 6 berlangsung aman, tertib, dan lancar. Meski demikian, panitia tetap akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek, mulai pelayanan peserta hingga pengaturan jadwal pertandingan, agar pelaksanaan pada tahun mendatang semakin profesional.

Ia berharap Malang Championship dapat terus menjadi agenda tetap IPSI dan menjadi ajang lahirnya pesilat-pesilat berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur maupun Indonesia di tingkat nasional hingga internasional. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.