KabarBaik.co – Bayi yang ditemukan di semak-semak dekat selokan area persawahan di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember kini telah diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinsos Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, Selasa (14/1).
Ia mengatakan, bayi tersebut telah dikirim ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik Dinsos Jawa Timur yang berada di Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan dan perlindungan lebih lanjut.
“Bayi tersebut langsung kami kirim ke UPT hari ini. Tujuannya agar ia mendapat perlindungan terbaik dari Dinsos Provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, bayi yang ditemukan tanpa sehelai kain itu akan mendapatkan perawatan hingga ada keputusan lebih lanjut terkait masa depannya.
Ia menegaskan bahwa penanganan orang tua bayi adalah wewenang aparat keamanan. “Kami hanya fokus menyelamatkan dan melindungi bayi tersebut saja, persoalan hukum ranahnya bukan kami,” katanya.
Hasil pemeriksaan di Puskesmas Jelbuk menunjukkan bahwa bayi tersebut lahir prematur, tetapi dalam kondisi sehat dan kuat saat ditemukan.
“Meski prematur, bayi ini cukup sehat dan kuat. Kini ia telah dipindahkan ke UPT untuk mendapat perlindungan dan kehidupan yang layak,” jelasnya.
Saat ini, pihak Dinsos berupaya memastikan agar bayi itu memiliki masa depan yang layak, baik melalui adopsi maupun perawatan jangka panjang.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setempat, yang berharap agar pelaku yang membuang bayi segera ditemukan dan diadili sesuai hukum.
Bayi malang ini kini berada dalam perlindungan penuh pemerintah, memastikan keselamatannya tetap menjadi prioritas utama (*)








